0
  CONTACT US by WHATSAPP
Jaring Ikan
17
Apr
Jaring Ikan dengan Jala dari Tali Tambang
Apr 17, 2020By Velasco Indonesia

Tali tambang punya banyak manfaat di berbagai industri, salah satunya adalah di perikanan yaitu sebagai bahan untuk membuat jaring ikan atau jala untuk menangkap ikan. Tali tambang sendiri terbagi jadi 2 jenis utama berdasarkan bahannya, yaitu tali tambang dengan bahan serat nabati, dan tali tambang dari bahan serat sintetis (contohnya tali nilon, tali PE, tali PP).

Jaring Ikan Modern

Jala untuk menangkap ikan dibuat dari tali atau benang tipis yang dirajut sedemikian rupa sehingga membentuk satu lembaran jaring yang dapat menampung ikan. Dahulu kala, jala dibuat dari tali dengan bahan organik seperti sutra atau wol. Dewasa ini, jala banyak dibuat menggunakan tali tambang dari bahan sintetis seperti tali nilon.

Tali nilon dipilih menjadi salah satu bahan untuk membuat jala karena tali yang satu ini memiliki kekuatan yang cukup baik untuk dapat menarik ikan dalam jumlah banyak. Selain itu tali nilon juga mudah dirawat dan awet digunakan.

Beberapa Contoh Jenis Jaring Ikan

Ada banyak jenis jala yang dibuat dengan tali tambang, berikut ini beberapa diantaranya.

  • Jaring lempar (cast net)

Sesuai namanya, jaring yang satu ini digunakan dengan cara dilempar. Kemudian jala akan tenggelam ke dalam air, lalu ikan dapat terjaring saat jala diangkat. Jaring lempar biasanya memiliki diameter hingga 4 meter.

  • Jaring lingkar

Jaring lingkar digunakan dengan cara mengelilingi (melingkari) gerombolan ikan yang hendak ditangkap, dengan demikian ikan terperangkap di dalam jaring dan tidak bisa ke mana-mana. Jaring ini berbentuk empat persegi panjang dilengkapi pelampung dan pemberat. Biasanya digunakan untuk menangkap ikan tongkol, ikan kembung, ikan pelagis, dll.

  • Pukat

Yaitu sebuah jaring besar dan panjang, dengan pelampung di bagian atas dan pemberat di bagian bawah. Sistem kerjanya adalah dengan meletakkan pukat di dalam air sehingga membentuk semacam dinding jaring yang akan membuat ikan terjerat. Jaring jenis ini cocok di sungai dengan arus yang cukup tinggi, sehingga ikan akan sulit untuk melarikan diri dari jerat. Walaupun ada juga yang menggunakan teknik ini di pantai untuk menangkap ikan yang terbawa arus ke pinggir pantai.

  • Jaring angkat

Bentuknya seperti kelambu. Cara kerjanya adalah dengan menurunkan jaring ini ke bawah air, kemudian mengangkatnya secara vertikal. Dipasang lampu atau umpan supaya ikan tertarik mendekat. Jaring angkut bisa digunakan dari perahu atau bangunan tetap, atau bahkan langsung dengan tangan manusia.

Cara Membuat Jaring Ikan

Jala dibuat dengan menganyam tali tambang menggunakan alat bantu yaitu jarum suban dan suri. Sebelumnya, tentukan dulu jala ini mau dibuat untuk menangkap ikan jenis apa. Sebab ukuran ikan yang hendak ditangkap mempengaruhi ukuran lubang jala. Lalu tentukan juga ukuran besar jala (seberapa panjang dan seberapa lebar). Kemudian mulailah dengan membuat pusar jala menggunakan suri, lalu buat anyaman mengelilingi pusar tersebut hingga mencapai ukuran yang diinginkan. Terakhir, berikan pemberat pada beberapa sisi ujungnya.

Lebih jelas mengenai cara membuat jala ikan, dapat Anda lihat di video tutorial berikut ini.

Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada, kami jual tali tambang untuk jaring ikan dengan kualitas terbaik. Tali tambang yang tersedia antara lain: tali nilon , tali manila,  tali PE dan tali PP, tentunya dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.