0
  CONTACT US by WHATSAPP
05
Sep
Sekilas Kapal Selam. Kapal Selam adalah…
Sep 05, 2016By Velasco Indonesia

Jika Anda berada di kapal biasa, mungkin hal yang terburuk yang dapat Anda alami adalah bila kapal Anda tenggelam. Namun, jika Anda sedang mengendarai sebuah kapal selam, tenggelam adalah hal yang Anda inginkan karena kapal selam adalah kapal yang bergerak dibawah permukaan air! Berbeda dengan kapal biasa yang harus melawan arus dan ombak, kapal selam adalah berjalan dengan jauh lebih tenang di perairan dalam yang jelas lebih tenang daripada air di permukaan, yang terus bergolak karena interaksinya dengan angin.

kapal selam adalah

Jika dipikir-pikir, sebenarnya lebih mudah bagi kapal untuk bergerak di kedalaman laut, di mana arus jauh lebih tenang, dan ikan pun lebih banyak untuk ditangkap. Namun, ini menimbulkan masalah lain. Anda pasti tahu bahwa lingkungan di laut dalam sangat berbeda dengan di permukaan – kondisinya sangat gelap, dan tekanan air yang besar tidak cocok bagi kita manusia. Di sinilah kapal selam berperan, menjadi kendaraan yang membantu manusia melewati lingkungan yang keras tersebut.

Kapal selam bekerja berdasarkan prinsip yang cukup sederhana, yakni kenyataan bahwa udara lebih ringan daripada air. Kapal selam memiliki tangki besar yang disebut tangki ballast (pemberat). Kapal selam dapat menyelam dan mengapung berkat pengaturan udara yang berada di dalamnya. Ketika kapal selam harus menyelam, tangki ballast diisi dengan air laut. Hal ini membuat kapal selam menjadi berat dan tenggelam. Ketika kapal selam ingin naik ke permukaan laut, air dipompa keluar dari tangki ballast dan diisi dengan udara dari kompresor sehingga kapal selam menjadi ringan lagi dan mulai mengapung.

Untuk menangkal tekanan air yang besar, kapal selam memiliki dua lambung kapal, sementara kapal biasa hanya memiliki satu lambung kapal. Lambung kapal selam yang terluar bersifat kedap air, sedangkan lambung kapal selam yang lebih dalam bersifat sangat kuat untuk menahan tekanan air. Kapal-kapal selam terkuat memiliki lambung kapal dalam yang terbuat dari baja atau titanium.

Untuk bernavigasi, kapal selam memiliki periskop, berbentuk tabung yang dapat dinaikkan lewat menara di kapal selam tersebut untuk melihat keadaan sekitar. Sayangnya metode navigasi ini hanya dapat dilakukan jika kapal terletak dekat dengan permukaan. Di saat-saat lain, kapal selam menggunakan berbagai metode elektronik lain untuk bernavigasi, misalnya GPS, SONAR, dan inertial guidance, yaitu penggunaan gyroscope untuk memperhitungkan jarak yang telah ditempuh kapal selam dan arahnya.