0
  CONTACT US by WHATSAPP
Jaring Tambang
13
Mar
Jaring Tambang untuk Budidaya Kerang Hijau
Mar 13, 2020By Velasco Indonesia

Kerang hijau merupakan salah satu makanan laut yang digemari masyarakat. Olahannya macam-macam, mulai dari saus tiram, saus padang, sampai dibakar. Kerang hijau dapat dibudidayakan dengan banyak cara dan umumnya menggunakan jaring tambang.

Jaring Tambang Sebagai Kolektor Benih Kerang Hijau       

Budidaya kerang hijau pertama-tama dilakukan dengan mengumpulkan benih. Benih atau spat dapat menempel pada beberapa medium yang disebut dengan kolektor. Beberapa bahan yang digunakan untuk kolektor benih kerang hijau adalah: bambu, tali tambang, kayu dan asbes.

Setelah benih terkumpul, proses selanjutnya adalah pengangkatan benih untuk dipindahkan ke lokasi pembesaran kerang. Tiba di lokasi, benih-benih tersebut dimasukkan ke dalam kantong benih lalu terlebih dahulu direndam ke dalam bak adaptasi sebelum akhirnya masuk ke proses pembesaran kerang hijau.

Ada 4 metode untuk budidaya kerang hijau, yaitu metode tancap, metode rakit, metode rak dan metode tali rentang.

Jaring Tambang di Metode Tancap

Metode ini menggunakan beberapa batang bambu dengan diameter 15-20 cm yang bagian ujungnya diruncingkan kemudian ditancapkan ke dasar laut. Pada badan bambu diikat tali tambang yang menghubungkan bambu-bambu di dalam air. Di tali tambang inilah spat (benih) kerang menempel dan tumbuh besar.

jaring tambang

Jaring Tambang di Metode Rakit

Metode ini dipakai khusus untuk tahap pembesaran kerang hijau, jadi bukan dikembangkan dari benih. Caranya adalah dengan menggantungkan tali tambang PE di rakit yang terbuat dari bambu dengan drum sebagai pelampungnya.

sumber: wwf

Jaring Tambang di Metode Rak

Rak terbuat dari bambu, kayu atau besi tahan karat. Di rak-rak inilah kolektor (salah satunya bisa dari tali tambang) dipasang, bisa digantung atau ditempel horizontal.

sumber: wwf

Jaring Tambang di Metode Tali Rentang (long line)

Metode ini dilakukan dengan merentangkan dua tali penggantung kolektor secara memanjang dengan drum sebagai pelampungnya. Kolektor bisa berupa tali tambang, asbes, atau tempurung kelapa. Atau bisa juga berupa kantung benih apabila bibit berasal dari lokasi lain.

sumber: wwf

Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada, kami jual berbagai jenis tali tambang berkualitas, seperti tali manila, tali nilon, tali PE dan tali PP. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.