Di laut lepas, ketika jarak pandang terbatas dan tidak ada daratan di sekeliling, satu-satunya cara meminta bantuan sering kali hanya bergantung pada sinyal visual dan radio. Dalam kondisi darurat seperti kapal kandas, kebakaran, tabrakan, atau orang jatuh ke laut, kecepatan kapal lain atau tim penyelamat menemukan posisi kita bisa menjadi penentu hidup dan mati. Di sinilah alat piroteknik memegang peran penting. Perangkat ini dirancang untuk menghasilkan cahaya terang, nyala api, dan asap dalam pola tertentu agar mudah dikenali sebagai sinyal bahaya. Bagi awak kapal, memahami fungsi dan cara penggunaan alat piroteknik bukan sekadar tuntutan regulasi, tetapi bagian dari budaya keselamatan. Artikel ini akan membahas fungsi alat piroteknik di kapal, jenis-jenisnya, persyaratan dasar menurut SOLAS, hingga solusi pengadaan melalui PT. Velasco Indonesia Persada.

Apa Itu Alat Piroteknik di Kapal?
Secara sederhana, piro-teknik (pyrotechnic) di kapal adalah kelompok alat keselamatan yang memanfaatkan reaksi kimia untuk menghasilkan panas, cahaya, gas, dan/atau asap dalam bentuk yang terkendali. Tujuannya bukan untuk menyerang atau menghancurkan, melainkan menarik perhatian dan mengirim sinyal bahaya kepada kapal lain, pesawat, atau tim penyelamat ketika terjadi keadaan darurat di laut.
Dalam konteks keselamatan pelayaran, alat piroteknik diklasifikasikan sebagai bagian dari life saving appliances (LSA). Itu artinya, keberadaannya di kapal diatur oleh standar internasional seperti SOLAS (International Convention for the Safety of Life at Sea). Setiap unit alat piroteknik telah dirancang dan diuji agar dapat bekerja dalam kondisi laut yang keras, sekaligus aman digunakan oleh awak kapal yang sudah terlatih.
Alat piroteknik terbaik biasanya disimpan di tempat-tempat strategis seperti bridge, dekat sekoci, near life raft, atau di area yang mudah dijangkau saat keadaan darurat. Setiap perangkat mempunyai fungsi khas: ada yang menyala di udara, ada yang mengeluarkan asap tebal di permukaan air, ada pula yang digunakan untuk melontarkan tali penyelamat.
Baca Juga : Pentingnya Alat Piroteknik Bagi Keselamatan Kapal
Fungsi Alat Piroteknik di Kapal
Secara umum, fungsi alat piroteknik di kapal dapat dirangkum dalam beberapa poin utama berikut:
Mengirim Sinyal Distress (Bahaya): Ketika kapal berada dalam keadaan darurat, alat piroteknik digunakan untuk memberi sinyal kepada kapal lain di sekitarnya atau pesawat pencari bahwa ada situasi yang membutuhkan bantuan segera. Cahaya dan asap yang dihasilkan dirancang agar mudah dikenali sebagai sinyal bahaya internasional.
Menarik Perhatian dalam Jarak Jauh: Di laut lepas, jarak antar kapal bisa sangat jauh dan gelombang radio mungkin tidak selalu langsung dipantau oleh semua pihak. Flare yang ditembakkan ke udara atau asap tebal berwarna terang membantu menarik perhatian secara visual, bahkan dari jarak beberapa mil laut.
Menandai Posisi Kapal, Sekoci, atau Korban: Dalam kasus orang jatuh ke laut (Man Overboard/MOB), alat piroteknik seperti MOB signal dan buoyant smoke signal sangat berguna untuk menandai titik lokasi korban. Asap dan lampu berkedip membantu kapal kembali ke titik jatuh dan memandu manuver penyelamatan.
Mendukung Koordinasi Penyelamatan: Saat operasi evakuasi sedang berlangsung, alat piroteknik membantu memberi panduan visual: misalnya, menunjukkan posisi sekoci, menggambarkan arah drift, atau menandai jalur tertentu. Ini sangat membantu koordinasi antara kapal yang memberi bantuan dan pihak yang diselamatkan.
Dengan kata lain, alat piroteknik adalah “bahasa visual” keamanan di laut. Tanpa perangkat ini, memanggil bantuan dan menunjukkan posisi di area tanpa cahaya dan landmark akan jauh lebih sulit.
Baca Juga: Jenis Alat Piroteknik Kapal Sesuai SOLAS
Jenis-Jenis Alat Piroteknik di Kapal dan Fungsinya
Pada bagian ini, kita akan membahas beberapa jenis alat piroteknik utama yang umum dijumpai di kapal, yaitu Rocket Parachute Flare, Red Hand Flare, Buoyant Smoke Signal, Line Throwing Apparatus, dan MOB Signal.
1. Rocket Parachute Flare
Rocket parachute flare adalah alat keselamatan yang cara kerjanya dengan ditembakkan ke udara seperti roket. Setelah mencapai ketinggian tertentu, flare akan memancarkan cahaya sangat terang sambil turun perlahan menggunakan parasut. Kombinasi ketinggian, intensitas cahaya, dan durasi nyala membuat alat ini efektif untuk sinyal bahaya jarak jauh.
Secara umum, rocket parachute flare berkualitas mampu mencapai ketinggian kurang lebih 300 meter secara vertikal sebelum parasut terbuka dan flare mulai menyala di udara. Saat menyala, flare memancarkan cahaya terang dan menghasilkan asap, sehingga sangat mudah terlihat oleh kapal di sekeliling maupun pesawat yang sedang melakukan pencarian.
Persyaratan Minimum Rocket Parachute Flare (SOLAS Chapter III Regulation 26)
- Ketinggian Minimum: Saat ditembakkan, roket harus dapat mencapai ketinggian sekitar 300 meter secara vertikal dari titik peluncuran.
- Aktivasi Parasut: Parasut harus terbuka dan flare harus menyala ketika roket mencapai puncak lintasan atau mendekati puncak, sehingga flare dapat turun perlahan dan tampak jelas dari berbagai arah.
- Durasi & Intensitas Cahaya: Flare wajib menyala minimal 40 detik dengan intensitas cahaya tidak kurang dari 30.000 candela, sehingga sinyal terlihat jelas dalam jarak jauh.
- Kecepatan Jatuh: Setelah parasut terbuka, kecepatan turunnya flare harus cukup lambat sehingga sinyal tidak cepat hilang dari pandangan (SOLAS mensyaratkan jeda dan karakteristik kecepatan jatuh tertentu).
- Keamanan Desain: Konstruksi rocket parachute flare harus memastikan bahwa panas dan nyala yang dihasilkan tidak merusak atau membakar parasut. Desain casing dan mekanismenya juga harus aman bagi pengoperasinya.

Cara Menggunakan Rocket Parachute Flare di Kapal
- Cari Area Terbuka dan Aman: Berdirilah di area terbuka yang bebas dari halangan di atas, misalnya di dek bagian luar, dan pastikan tidak mengarah ke superstructure, antena, atau layar.
- Pegang dengan Benar: Genggam flare dengan tangan yang paling kuat. Pastikan bagian ujung yang bertuliskan “TOP” atau penanda arah tembakan menghadap ke atas (ke langit).
- Jauhkan dari Wajah dan Tubuh: Angkat flare menjauh dari wajah dan tubuh, posisikan kira-kira di atas kepala, tetap mengarah ke langit terbuka.
- Buka Penutup & Aktifkan Mekanisme: Buka penutup bagian bawah sesuai petunjuk di casing hingga tampak tali atau mekanisme pemicu. Tarik sesuai instruksi hingga roket meluncur ke udara.
- Lepaskan Setelah Tembakan: Setelah ditembakkan, jangan diarahkan ke kapal sendiri atau orang, dan biarkan flare menjalankan fungsinya di udara.
Pelatihan dan latihan rutin sangat diperlukan agar penggunaan saat keadaan darurat bisa dilakukan dengan cepat dan tidak panik.
Baca Juga: Harga Rocket Parachute Signal Terbaru
2. Red Hand Flare
Red hand flare adalah alat piroteknik berbentuk silinder yang dinyalakan dan dipegang langsung oleh pengguna. Saat aktif, perangkat ini mengeluarkan cahaya merah menyala dan asap tanpa ledakan. Hand flare bisa digunakan siang maupun malam:
- Siang hari: asapnya terlihat jelas.
- Malam hari: nyala dan cahaya merah sangat menonjol di kegelapan.</li&amp;gt;
Red hand flare berkualitas biasanya digunakan untuk memberikan sinyal distress pada jarak menengah ketika kapal lain atau sekoci penyelamat sudah berada relatif dekat.
Persyaratan Minimum Red Hand Flare (SOLAS Chapter III Regulation 25)
- Konstruksi Tahan Air: Casing dan penutup hand flare harus kedap air sehingga isi tetap kering dan berfungsi saat dibutuhkan.
- Sistem Penyalaan Mandiri: Harus dilengkapi mekanisme penyalaan (self-igniting) yang dapat menghasilkan nyala dan asap secara andal.
- Keamanan bagi Pengguna: Saat dioperasikan dengan cara yang benar, hand flare tidak boleh menimbulkan bahaya berarti bagi orang yang memegangnya, misalnya percikan ekstrem atau panas yang berlebihan di area genggaman.
- Tidak Merusak Alat Keselamatan Lain: Bahan kimia di dalam flare tidak boleh menimbulkan kerusakan pada lifeboat, life raft, atau perlengkapan keselamatan lainnya.
- Cahaya Merah Terang: Flare harus menghasilkan cahaya merah dengan intensitas yang cukup kuat sehingga jelas dikenali sebagai sinyal bahaya.
- Instruksi Jelas di Casing: Cara pengoperasian wajib tercetak dengan jelas pada casing, sehingga awak kapal dapat mengikuti petunjuk meskipun dalam kondisi darurat.

Cara Menggunakan Red Hand Flare dengan Aman
- Perhatikan Arah Angin: Sebelum menyalakan flare, periksa arah angin. Posisikan tubuh agar asap dan percikan bergerak menjauh dari Anda, bukan ke arah wajah atau badan.
- Pegang dengan Tangan yang Kuat: Genggam hand flare dengan satu tangan (tangan dominan). Tangan lainnya dapat Anda gunakan untuk berpegangan pada rail atau struktur kapal agar tetap stabil.
- Aktifkan Flare: Buka penutup atau segel sesuai petunjuk pada casing, lalu tarik tuas/pemicu untuk menyalakan flare.
- Jauhkan dari Wajah dan Mata: Saat flare menyala, jauhkan dari wajah. Jangan melihat langsung ke sumber cahaya karena sangat terang dan bisa menyilaukan mata.
- Pertahankan Posisi Hingga Flare Padam: Pegang flare sampai nyala dan cahayanya benar-benar habis. Jangan melempar atau menjatuhkannya saat masih menyala, kecuali petunjuk pabrik menyebutkan sebaliknya.
Baca Juga: Jual Red Hand Flare Huahai Bersertifikat SOLAS
3. Buoyant Smoke Signal
Buoyant smoke signal adalah alat piroteknik yang dikemas dalam wadah kedap air dan mampu mengapung di permukaan laut. Saat diaktifkan, perangkat ini mengeluarkan asap tebal berwarna oranye cerah. Karena berbasis asap, alat ini jauh lebih efektif digunakan pada siang hari, ketika cahaya flare kurang kontras dengan sinar matahari.
Smoke signal ini sangat berguna untuk menandai lokasi darurat, misalnya posisi sekoci, life raft, atau titik di mana seseorang jatuh ke laut. Asap berwarna kontras memudahkan kapal atau pesawat pencari untuk mengenali lokasi tersebut dari jarak yang cukup jauh.
Persyaratan Minimum Buoyant Smoke Signal (SOLAS Chapter III Regulation 37)
- Wadah Terapung & Tahan Air: Perangkat harus dikemas dalam casing yang dapat mengapung di laut dan tidak mudah kemasukan air.
- Instruksi pada Casing: Petunjuk penggunaan yang jelas wajib tertera di bagian luar casing, sehingga mudah dipahami oleh awak kapal saat darurat.
- Tidak Menghasilkan Ledakan atau Nyala Api: Saat digunakan, smoke signal tidak boleh meledak atau mengeluarkan nyala api besar; hanya menghasilkan asap tebal.
- Warna dan Durasi Asap: Asap yang dihasilkan harus berwarna cerah (umumnya oranye) dan mudah terlihat, dengan durasi minimal sekitar 3 menit dalam kondisi air tenang.
- Mengapung Sambil Mengeluarkan Asap: Perangkat dirancang untuk tetap mengapung di permukaan air sembari mengeluarkan asap. Jika sempat terendam, smoke signal harus masih bisa mengeluarkan asap setidaknya selama sekitar 10 detik setelah kembali ke permukaan.

Cara Menggunakan Buoyant Smoke Signal di Kapal
- Perhatikan Arah Angin dan Posisi Kapal: Ambil posisi di area dek yang aman. Pastikan angin akan membawa asap menjauh dari kapal, agar tidak mengganggu pandangan atau membahayakan awak.
- Aktifkan Smoke Signal: Buka penutup atau segel sesuai petunjuk pada casing. Beberapa detik setelah diaktifkan, asap tebal oranye akan mulai keluar.
- Lempar ke Permukaan Air: Setelah aktif, lempar perangkat ke laut. Smoke signal akan mengapung dan terus mengeluarkan asap dalam periode beberapa menit.
- Gunakan untuk Menandai Lokasi: Asap yang dihasilkan akan menjadi penanda yang jelas bagi kapal lain atau tim penyelamat untuk mengenali posisi kejadian.
Baca Juga: Toko Jual Buoyant Smoke Signal Kapal Berkualitas
4. Line Throwing Apparatus
Berbeda dengan flare dan smoke yang memberi sinyal visual, line throwing apparatus (LTA) adalah perangkat yang digunakan untuk melontarkan tali ke jarak tertentu. Meski tidak selalu dikategorikan sebagai sinyal distress secara langsung, alat ini tetap termasuk dalam kelompok peralatan keselamatan dan sering menggunakan tenaga pendorong piroteknik.
Tujuan utamanya adalah menghubungkan dua titik yang sulit dijangkau secara manual, misalnya:
- Dari kapal ke kapal lain.
- Dari kapal ke sekoci atau life raft.
- Dari kapal ke dermaga atau struktur tetap, dalam operasi penyelamatan atau penarikan.
Dengan tali yang berhasil ditembakkan, awak kapal dapat menarik tali yang lebih besar atau membuat jalur evakuasi/penyelamatan.
Persyaratan Line Throwing Apparatus (SOLAS Chapter III Regulation 49)
- Akurasi yang Memadai: LTA harus mampu melontarkan projectile (kepala pelontar) dengan akurasi yang cukup sehingga tali mencapai target yang dituju.
- Instruksi pada Casing: Cara penggunaan yang jelas harus dicantumkan di casing/perangkat, agar awak kapal dapat mengoperasikannya dengan tepat.
- Jumlah Projectile dan Jangkauan: Sistem harus memiliki setidaknya 4 projectile, dan setiap projectile harus bisa melontarkan tali hingga jarak sekitar 230 meter dalam kondisi cuaca tenang.
- Kekuatan Tali: Tali yang digunakan harus memiliki kekuatan tarik minimal sekitar 2 kN (kilo newton), sehingga cukup untuk keperluan penyelamatan awal.

Cara Menggunakan Line Throwing Apparatus di Kapal
- Pegang dengan Kedua Tangan: Genggam LTA pada bagian gagang dengan kedua tangan untuk menjaga stabilitas saat menembak.
- Arahkan ke Target: Bidik ke arah sasaran, misalnya sekoci, kapal lain, atau titik tertentu di laut.
- Tarik Pemicu: Tarik pelatuk atau pemicu sesuai petunjuk di perangkat. Projectile akan meluncur dan menarik tali ke arah target.
- Gunakan Tali untuk Penyambung: Setelah tali mencapai target, dapat digunakan sebagai jalur untuk menarik tali yang lebih besar, mengirim pelampung, atau membantu korban berpindah.
Baca Juga: Rekomendasi Line Throwing Apparatus Kapal Terbaik
5. MOB Signal (Man Overboard Buoyant Smoke & Light)
MOB signal adalah perangkat piroteknik khusus yang digunakan saat terjadi Man Overboard (MOB) atau orang jatuh ke laut. Biasanya perangkat ini dipasang bersama ring buoy (life buoy) di area seperti bridge wing. Saat dilempar ke laut, MOB signal berkualitas akan mengeluarkan asap oranye tebal dan lampu berkedip otomatis.
Standar Umum MOB Signal Menurut SOLAS:
- Dipasang di area yang mudah dijangkau, misalnya di bridge wing.
- Dirancang untuk dilempar bersamaan dengan life buoy, sehingga jatuh di titik yang sama dengan korban.
- Berat sekitar kurang lebih 4 kg, cukup ringan untuk dilempar namun cukup berat untuk stabil mengapung.
- Menghasilkan asap berwarna oranye selama kurang lebih 15 menit.
- Dilengkapi lampu yang menyala otomatis saat perangkat menyentuh air.
- Intensitas lampu minimal sekitar 2 candela dengan frekuensi kedipan sekitar 50–70 flash per menit.
- Durasi lampu menyala minimal sekitar 2 jam, sehingga titik lokasi tetap terlihat dalam jangka waktu yang cukup untuk manuver kapal.

Cara Penggunaan MOB Signal
- Saat Orang Jatuh ke Laut: Begitu ada kejadian orang jatuh ke laut, segera ambil life buoy yang dipasangi MOB signal.
- Lempar Bersama-sama: Lempar life buoy dan MOB signal ke arah korban atau titik jatuh yang terlihat. Tujuannya agar perangkat jatuh sedekat mungkin dengan posisi orang tersebut.
- Aktivasi Otomatis: Saat menyentuh air, MOB signal akan mengaktifkan asap dan lampu secara otomatis. Asap oranye dan lampu berkedip menjadi penanda visual yang jelas.
- Manuver Kapal & Penyelamatan: Kapal dapat melakukan manuver kembali ke arah sinyal asap dan lampu tersebut untuk mengevakuasi korban. Sinyal ini juga membantu apabila cuaca buruk atau jarak pandang terbatas.
Baca Juga: Jual MOB Signal Kapal Terlengkap dan Berkualitas
Kesalahan Umum Terkait Alat Piroteknik di Kapal
Meskipun alat piroteknik dirancang untuk keadaan darurat, sering kali penggunaannya tidak optimal karena beberapa kesalahan berikut:
- Mengabaikan Tanggal Kedaluwarsa: Banyak insiden di mana flare atau smoke signal gagal menyala karena sudah lewat masa pakai. Padahal, setiap alat piroteknik memiliki expiry date yang harus dipantau dan diganti tepat waktu.
- Penyimpanan yang Tidak Tepat: Menyimpan alat piroteknik di tempat lembap, terkena panas berlebih, atau terpapar air dapat merusak isi kimia di dalamnya. Akibatnya, kinerja alat menurun atau bahkan tidak menyala sama sekali saat dibutuhkan.
- Kurangnya Pelatihan Awal dan Latihan Berkala: Awak kapal yang tidak pernah berlatih sering kali panik ketika harus menggunakan flare, smoke, atau LTA. Tanpa familiaritas dengan cara kerja dan instruksi di casing, risiko salah penggunaan meningkat.
- Menggunakan dengan Posisi Tubuh yang Salah: Misalnya memegang hand flare menghadap angin atau terlalu dekat dengan muka. Hal ini berpotensi menyebabkan cedera akibat asap, percikan, atau panas.
- Tidak Melakukan Pengecekan Inventaris: Alat piroteknik bisa tercecer, hilang, atau berkurang tanpa disadari jika tidak ada pengecekan rutin. Pada saat inspeksi atau ketika darurat, barulah diketahui stok tidak lengkap.
Baca Juga: Distributor Alat Piroteknik Kapal Terpercaya
Tips Memilih Alat Piroteknik Kapal yang Tepat
Agar pengadaan alat piroteknik di kapal sesuai dengan kebutuhan dan regulasi, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:
- Sesuaikan dengan jenis dan ukuran kapal: Kebutuhan alat piroteknik pada kapal tanker atau kapal niaga besar yang rutin berlayar di laut lepas tentu berbeda dengan kapal kecil yang hanya beroperasi di perairan lokal. Semakin besar kapal dan semakin jauh area pelayaran, biasanya semakin banyak dan semakin lengkap kombinasi alat piroteknik yang dibutuhkan.
- Perhatikan standar dan sertifikasi: Saat membeli alat piroteknik, pastikan produk tersebut telah memenuhi standar keselamatan internasional yang berlaku (misalnya yang mengacu pada SOLAS dan ketentuan IMO) serta dilengkapi dokumen resmi dari pabrikan sebagai bukti uji dan sertifikasi.</li>
- Periksa masa kedaluwarsa: Jangan hanya melihat jenisnya saja, tetapi cek juga tanggal kedaluwarsa di setiap unit. Pilih produk dengan masa berlaku yang masih panjang dan buat jadwal p
- enggantian sebelum tanggal tersebut berakhir, sehingga tidak ada alat kadaluarsa yang tersisa di kapal.
- Gunakan merek yang sudah terbukti: Lebih aman memilih alat piroteknik dari merek yang sudah dikenal luas di industri pelayaran dan terbukti performanya, seperti Good Brother atau Huahai, sehingga Anda tidak perlu meragukan kualitas dan konsistensinya di lapangan.
- Bermitra dengan distributor yang memahami regulasi: Bekerja sama dengan distributor alat keselamatan kapal yang berpengalaman akan sangat membantu. Mereka dapat membantu menghitung kebutuhan minimum per jenis kapal, memberi rekomendasi penempatan alat, dan memastikan produk yang Anda beli sesuai dengan persyaratan regulasi yang berlaku
Baca Juga: Jual Alat Piroteknik Kapal Terlengkap
Tempat Terbaik Beli Rantai Kapal LengkapAlat Piroteknik Kapal Terlengkap dan Berkualitas
Alat piroteknik di kapal bukan sekadar perlengkapan tambahan, melainkan bagian integral dari sistem keselamatan yang dapat menyelamatkan nyawa. Rocket parachute flare menjadi sinyal jarak jauh yang menyala di langit, red hand flare memberi tanda bahaya dalam jarak menengah, buoyant smoke signal menandai posisi di permukaan laut pada siang hari, line throwing apparatus membantu mengirim tali penyelamat ke titik yang sulit dijangkau, dan MOB signal menjadi penanda vital ketika seseorang jatuh ke laut.
Semua perangkat tersebut harus dipilih, disimpan, dan digunakan dengan benar. Kesadaran awak kapal terhadap fungsi masing-masing alat, pemahaman terhadap standar SOLAS, serta kepatuhan pada tanggal kedaluwarsa akan membuat alat piroteknik benar-benar siap digunakan ketika situasi darurat terjadi.
Dalam hal pengadaan, PT. Velasco Indonesia Persada hadir sebagai mitra yang jual alat piroteknik kapal terlengkap dan berkualitas, termasuk produk dari merek ternama seperti Good Brother dan Huahai. Dengan bekerja sama dengan PT. Velasco, Anda tidak hanya mendapatkan produk, tetapi juga dukungan dalam pemilihan jenis alat, jumlah yang tepat, serta informasi teknis yang dibutuhkan untuk memenuhi regulasi keselamatan pelayaran.
Keunggulan Pengadaan Alat Piroteknik di PT. Velasco Indonesia Persada
Mengapa banyak pemilik kapal dan perusahaan pelayaran memilih PT. Velasco Indonesia Persada sebagai partner pengadaan alat piroteknik kapal? Beberapa keunggulan berikut bisa menjadi jawabannya:
- Produk dari Merek Terkemuka: PT. Velasco Indonesia Persada menyediakan alat piroteknik dari merek terkenal seperti Good Brother dan Huahai, yang sudah banyak digunakan pada kapal-kapal internasional dan diakui keandalannya.
- Varian Produk Lengkap: Dalam satu tempat, Anda dapat memperoleh rocket parachute flare, red hand flare, buoyant smoke signal, line throwing apparatus, dan MOB signal, sehingga pengadaan menjadi lebih praktis dan terkoordinasi.
- Spesifikasi Jelas & Dukungan Teknis: Tim PT. Velasco siap membantu menjelaskan spesifikasi teknis, masa berlaku, hingga rekomendasi penempatan alat di kapal sesuai kebutuhan operasional dan regulasi keselamatan.
- Harga Kompetitif: Dengan tetap menjaga standar kualitas, PT. Velasco Indonesia Persada menawarkan harga yang bersaing sehingga pengadaan alat keselamatan tetap efisien secara biaya tanpa mengorbankan mutu.
- Pengalaman di Bidang Alat Kapal & Marine Safety: Sebagai distributor alat kapal dan peralatan keselamatan yang telah berpengalaman, PT. Velasco memahami kebutuhan kapal niaga, tanker, tug boat, kapal penumpang, hingga instalasi offshore.
- One Stop Marine Supplier: Selain alat piroteknik, PT. Velasco Indonesia Persada juga menyediakan berbagai alat keselamatan kapal lainnya, mooring equipment, rigging & lifting equipment, dan perlengkapan kapal lain, sehingga Anda dapat melakukan pengadaan secara terpadu.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi produk dan penawaran harga, Anda dapat menghubungi kami melalui email, telepon, atau WhatsApp. Berbagai kategori produk keselamatan kapal lainnya juga dapat Anda lihat di website resmi kami: www.velascoindonesia.com.</p>
VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Jual Alat Piroteknik Kapal Terlengkap dan Berkualitas di jakarta dan juga menjual Line Throwing Apparatus, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, MOB – Man Over Board, Rocket Parachute, Red Hand Flare, Smoke Signal Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Selain itu, kami juga melayani open reseller. Silahkan Hubungi (021) 690 5530 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.





