0
  CONTACT US by WHATSAPP
Cara Kerja Rantai Sling
17
Nov
Cara Kerja Rantai Sling untuk Rigging
Nov 17, 2020By Velasco Indonesia

Rantai sling atau chain sling adalah sebuah rantai yang dilengkapi dengan alat pengait atau sling. Alat pengait atau sling tersebut bisa berupa hammerlink, shackle, master link, atau sejenisnya. Sling ini punya peranan penting sebab ia berfungsi mengaitkan rantai dengan barang yang hendak diangkut. Cara kerja rantai sling akan kita bahas dalam artikel ini.

Chain sling merupakan salah satu peralatan rigging yang sangat penting. Sebab dengan alat inilah sebuah barang yang super berat dan besar dapat dikaitkan ke mesin pengangkut barang sehingga dapat dipindahkan dari satu titik ke titik lain.

Mau Tahu Cara Kerja Rantai Sling? Pelajari Dulu Jenisnya!

Ada banyak jenis chain sling. Misalnya adalah chain drum, yaitu chain sling yang didesain khusus untuk mengangkat barang berbentuk drum seperti drum oli. Lalu ada chain block, yaitu rangkaian chain sling yang memiliki katrol.

Berdasarkan jumlah kakinya, ada 4 jenis chain sling yaitu single leg, double leg, triple leg, dan quad leg. Jumlah kaki ini penting untuk meringankan beban angkut chain sling dan menyeimbangkan barang saat proses lifting. Lalu berdasaarkan grade rantainya, ada chain sling dengan grade 80 yang paling umum digunakan. Juga ada chain sling dengan grade yang lebih kuat yaitu grade 100.

Begini Cara Kerja Rantai Sling

Sederhananya, rantai sling bekerja dengan cara mengaitkan salah satu ujung rantai sling ke barang yang hendak diangkat, dan mengaitkan ujung satunya lagi ke mesin yang akan mengangkatnya (misalnya crane atau sejenisnya).

Namun sesungguhnya ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan rantai sling.

  1. Lakukan inspeksi terhadap rantai sling yang hendak digunkan. Perhatikan secara seksama apakah ada bagian yang rusak, terkikis, bengkok, atau terpelintir. Pastikan rantai sling dalam keadaan prima Ketika digunakan. setiap beberapa bulan sekali juga wajib dilakukan inspeksi mendalam seperti mengukur ukuran rantai untuk mengecek apakah ada kerusakan pada rantai sling.
  2. Pastikan barang yang diangkut tidak melebihi WLL (working load limit) dari rantai sling. Nilai WLL ini bergantung pada banyak faktor sehingga tidak dapat disamaratakan. Bahkan beda merk bisa jadi nilai WLL-nya juga beda. Maka dari itu perhatikan tabel nilai WLL yang diterima dari distributor rantai sling terpercaya seperti PT Velasco Indonesia Persada.
  3. Ada banyak metode lifting yang dapat dilakukan dengan rantai sling. Beberapa diantaranya adalah straight lift, choke hitch dan basket hitch. Straight lift artinya beban dikaitkan langsung ke rantai sling tanpa ada modifikasi. Choke hitch artinya beban dikaitkan ke rantai sling dengan metode choke yaitu rantai melingkari barang yang diangkat. Terakhir adalah basket hitch yaitu barang diangkat menggunakan endless chain (rantai tanpa ujung). Lebih jelasnya bisa dilihat di gambar di bawah ini.  

Perlu diingat bahwa setiap metode lifting yang dipilih memiliki WLL yang berbeda-beda, maka wajib untuk memperhatikan tabel WLL terlebih dahulu untuk memastikan tidak terjadi kelebihan muatan yang dapat membahayakan pekerja dan barang yang diangkat.

Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada, distributor chain sling berkualitas di Jakarta. Kami juga jual alat beragam alat kapal lain seperti alat rigging, wire rope dan aksesoris jangkar kapal dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.