0
  CONTACT US by WHATSAPP
Wire Rope Rusak
03
Sep
Wire Rope Rusak, Waspadai Sebelum Terlambat
Sep 03, 2017By Velasco

Bagaimana cara mengetahui wire rope rusak, dan kapan waktu yang tepat untuk menghentikan penggunaan sebuah wire rope, terdapat 2 sudut pandang mengenai hal ini.
1. Statutory Life Policy: yaitu paradigma yang menganggap bahwa sebuah wire rope memiliki tanggal kadaluarsa dan sudah tidak boleh digunakan lagi setelah melewati tanggal kadaluarsa tersebut.
2. Retirement for Clause: yaitu paradigma yang menganggap bahwa wire rope baru berhenti digunakan setelah ditemukan tanda-tanda kerusakan yang membahayakan.

Umumnya statutory life policy dianggap lebih boros sehingga sudut pandang retirement for clause lebih sering digunakan. Sudah sewajarnya kualitas wire rope turun perlahan seiring dengan penggunaannya. Penurunan kualitas wajar terjadi dan apabila baru muncul pada level yang rendah, maka wire rope tersebut masih dapat digunakan. Untuk dapat terus memantau penurunan kualitas wire rope, perlu dilakukan inspeksi secara berkala. Inspeksi ini menjadi penting agar penurunan kualitas wire rope tersebut dapat dimonitor sehingga penggunaan wire rope rusak dapat dihentikan sebelum berpotensi merusak barang atau mencelakai awak kapal. Melalui inspeksi juga dapat dilakukan tindakan pencegahan agar penggunaan wire rope dapat lebih awet.

Wire Rope Rusak

Terdapat dua metode utama dalam melakukan inspeksi wire rope rusak, yaitu visual inspection dan electromagnetic inspection. Keduanya akan dibahas detail pada penjelasan di bawah ini.

Visual Inspection.
Sistem ini digunakan untuk memantau kerusakan wire rope dari luar. Dalam menggunakan inspeksi jenis ini, seorang inspector perlu memegang wire rope dengan sebuah kain kemudian menggosoknya secara perlahan. Apabila terdapat bagian yang rusak, maka saat kain digosokkan ke wire rope akan terasa agak kasar, dan umumnya bagian wire rope yang terkikis (apabila ada) akan menempel pada kain. Apabila terdapat gejala demikian, maka kain dapat dilepas dan inspector dapat langsung memantau kerusakan wire rope tersebut secara visual. Metode ini memang agak melelahkan, apalagi biasanya wire rope terlapisi dengan minyak atau terdapat halangan tertentu yang membuat metode ini cukup sulit dilakukan.
Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan mengukur diameter wire rope kemudian membandingkannya dengan ukuran diameter pada saat pertama kali wire rope dibeli. Perubahan diameter wire rope dapat menjadi indikasi adanya kerusakan pada internal atau external wire rope. Namun terkadang kerusakan wire rope tidak melulu membuat diameter wire rope berubah. Inspeksi visual biasanya tidak dapat langsung mendeteksi kerusakan internal wire rope, kecuali dilakukan oleh inspector yang sangat berpengalaman.

Electromagnetic Inspection (EM).
Metode ini memberikan laporan detail mengenai kondisi wire rope. Metode ini sangat reliable dan sudah banyak digunakan dalam industri tambang, ski lift, dan sejenisnya. Terdapat dua pendekatan EM yang berbeda dalam melakukan inspeksi jenis ini yaitu Localized Flaw Inspection (LF Inspection) dan Loss of Metalic Area Inspection (LMA Inspection type). LF Inspection mirip seperti pada metode visual inspection, namun dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang sering disebut dengan electronic rags. Sementara LMA Inspection mendeteksi dan mengukur perubahan logam yang disebabkan oleh korosi dan lama pemakaian.

Wire Rope Rusak

Baik visual inspection maupun electromagnetic inspection keduanya saling melengkapi dan perlu dilakukan secara rutin untuk dapat mengidentifikasi kerusakan pada wire rope.

PT Velasco Indonesia Persada menyediakan berbagai macam kebutuhan alat teknik, mesin dan sparepart untuk perusahaan manufaktur. Produk-produk kami mencakup power product, alat berat, engine spareparts, dan peralatan kelautan dan kapal.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor turnbuckle dan peralatan teknik dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya.