0
  CONTACT US by WHATSAPP
tug boat
13
Dec
Tug Boat, Kapal Tunda – Velasco Indonesia
Dec 13, 2016By Velasco Indonesia

Banyak yang masih tidak mengetahui apa fungsi sebenarnya dari kapal tunda. Dalam artikel ini akan membahas mengenai apakah itu kapal tunda. Ternyata kapal tunda ada bermacam-macam.

Kapal Tunda dibagi beberapa tipe, yaitu :

  1. Kapal Tunda Pelabuhan
  2. Kapal Tunda Samudera .

Secara Umum, Kapal Tunda diperlukan untuk membantu menyandarkan kapal ke dan dari dermaga, sesuai dengan kemampuan tenaga pendorong dan peruntukannya yang ditetapkan oleh syahbandar.

tug boat

Fungsi utama Tug Boat, adalah sebagai berikut :

  1. Membantu pelaksanaan mooring-unmooring tanker.
  2. Memantau kondisi cuaca.
  3. Membantu pekerjaan pemeliaharaan/perbaikan SPM.
  4. Melaksanakan penanggulangan tumpahan minyak, kebakaran dan penyelamatan jika terjadi keadaan darurat diperrairan SPM, termasuk melakukan latihan kebakaran dan penanggulangan tumpahan minyak berkala.

Kapal tunda pelabuhan bertugas melayani kapal untuk merapat di dermaga. Untuk melaksanakan tugas ini tergantung dari ukuran kapal, dapat menggunakan satu atau dua buah kapal tunda, atau bahkan tiga kapal. Posisi ketiga kapal tunda ini akan berbeda saat menunda kapal, oleh karena itu kapal tunda dibedakan menurut posisinya saat menunda kapal, yaitu :

  • Towing Tug Boat (Kapal Tunda Tarik)
  • Pushing Tug boat (Kapal Tunda Dorong)
  • Side Tug Boat (Kapal Tunda Tempel)
Kapal tunda memiliki tenaga yang besar bila dibandingkan dengan ukurannya. Kapal tunda zaman dulu menggunakan mesin uap, saat ini menggunakan mesin diesel. Mesin Induk kapal tunda biasanya berkekuatan antara 750 sampai 3000 tenaga kuda (500 s.d. 2000 kW), tetapi kapal yang lebih besar (digunakan di laut lepas) dapat berkekuatan sampai 25 000 tenaga kuda (20 000 kW). Kebanyakan mesin yang digunakan sama dengan mesin kereta api, tetapi di kapal menggerakkan baling baling. Dan untuk keselamatan biasanya digunakan minimum dua buah mesin induk.
Kapal tunda memiliki kemampuan manuver yang tinggi, tergantung dari unit penggerak. Kapal Tunda dengan penggerak konvensional memiliki baling-baling di belakang, efisien untuk menarik kapal dari pelabuhan ke pelabuhan lainnya. Jenis penggerak lainnya sering disebut Schottel propulsion system (azimuth thruster/Z-peller) di mana baling-baling di bawah kapal dapat bergerak 360° atau sistem propulsi Voith-Schneider yang menggunakan semacam pisau di bawah kapal yang dapat membuat kapal berputar 360°.