0
  CONTACT US by WHATSAPP
tempat yang banyak ikan
05
Dec
Tempat yang Banyak Ikan, Dimanakah?
Dec 05, 2016By Velasco Indonesia

Cara mengetahui tempat yang banyak ikan untuk dipancing adalah kunci awal untuk sukses memancing. Baik itu mancing di laut (saltwater) atau di perairan darat (freshwater), pengetahuan tentang keberadaan ikan untuk dipancing sangatlah penting. Dalam artikel ini akan dijelaskan cara mengetahui keberadaan atau tempat yang banyak ikan yang akan makan umpan, baik di laut maupun di perairan darat.

1. Di tempat paling dalam dengan arus pelan

Untuk mengetahui tempat yang banyak ikan, Anda bisa melihat ilustrasi gambar di bawah ini:

Ilustrasi keberadaan ikan di sungai dan atau rawa atau bendungan yang berarus
Ilustrasi keberadaan ikan di sungai dan atau rawa atau bendungan yang berarus

Dari gambar di atas, Anda bisa melihat bahwa tempat yang banyak ikan berada di tempat yang paling dalam di suatu lokasi. Jika di sungai, maka dia akan berada di sebuah lubuk dengan kondisi air yang relatif lebih lambat kondisi arusnya tetapi tempatnya paling dalam di banding tempat sekitarnya.

2. Di belokan

Dari gambar di atas juga bisa kita lihat bahwa ikan sungai suka dengan tempat belokan. Dengan demikian ketika mancing di sungai, cobalah di belokan sungai khususnya di arus yang relatif pelan dibandingkan dengan arus di titik lain.

Di aliran sungai yang tidak begitu deras, ikan akan mengincar apa saja yang lewat dan dianggap sebagai makanannya.

3. Ada pepohonan

Bila Anda ingin mendapat ikan yang lebih banyak, selain memilih tempat yang terdapat belokan, maka pilihlah belokan sungai yang di tepinya dipenuhi dengan pohon. Pohon yang tumbuh di tepi sungai membuat lokasi itu menjadi teduh di mana ikan betah di lokasi yang tidak langsung kena terik matahari. Di samping itu akar pohon yang tumbuh di tepi sungai menyebabkan semua yang terhanyut di sungai tersangkut akar, tidak terkecuali makanan ikan.

4. Dekat pusaran air

Air sungai yang mengalir dari tempat dangkal ke tempat yang mengakibatkan aliran sungai berputar membentuk pusaran. Akibat pusaran ini di dasar sungai terbentuk lokasi lubang yang dalam atau palung. Air sungai yang membawa berbagai material termasuk makanan ikan juga ikut berputar dan masuk lubang (lihat poin 1).

Ketika barang-barang yang terhanyut itu berputar, biasanya ikan-ikan sudah menanti untuk menyantapnya. Memancing di lokasi ini sebaiknya pilihlah menempatkan umpan di luar pusaran. Umpan kita yang tetap melayang-layang barangkali juga menjadi santapan ikan.

5. Di sekitar tiang jembatan di hilir

Pembuatan jembatan di hilir sungai di mana diikuti penancapan tiang beton di tengah sungai sepertinya dimanfaatkan ikan sebagai tempat persembunyian untuk mencari makanan yang terhanyut.

Air di sungai di hilir atau muara merupakan tempat pertemuan antara air tawar dengan air laut. Disini kita sebut dengan air payau. Tidak jarang dalam air payau ikan laut masuk ke hilir untuk bertelur dalam lokasi yang aman. Sebagai contoh adalah ikan barramundi (kakap putih), bandeng, belanak, akan beriringan mencari lokasi untuk berkembang biak.

Ditemukan bangunan beton tiang jembatan inilah merupakan tempat dan lokasi yang paling favorit dalam bersembunyi dan bertelur.

6. Sekitar pohon roboh

Pohon yang roboh di sungai merupakan tempat persembunyian ikan sebab arus sungai terhalang. Akibatnya arus di balik pohon tidak menjadi deras. Lokasi yang demikian ini menjadi tempat persembunyian ikan. Dalam persembunyian ini terkadang ikan menghadang mangsa dan makanan yang hanyut.

7. Di balik batu besar

Tidak setiap sungai terdapat bebatuan besar yang menghadang arus sungai, apalagi bila bebatuan itu sampai menonjol ke permukaan sungai yang menyebabkan arus sungai terhambat. Di balik bebatuan itu biasanya terdapat ikan-ikan kecil dan udang serta makanan ikan lainnya. Tidak jarang ikan besar atau predator juga mengincar umpan dan ikan kecil. Mancing di balik bebatuan kemungkinan umpan kita disambar ikan predator seperti lele yang sangat besar.

8. Sekitar rerumputan

Di bagian tepi sungai tidak jarang ditumbuhi rerumputan yang sangat banyak. Bila Anda menemukan lokasi seperti ini jangan dilewatkan, sebab tidak jarang ikan betina berlindung dan bertelur disana.

Di samping itu lokasi ini paling banyak dihuni ikan-ikan kecil. Padahal ikan kecil itu merupakan makanan ikan besar atau predator. Jadi mancing di sela-sela rerumputan haruslah waspada terhadap ikan-ikan predator yang akan menyambar umpan kita.

9. Bebatuan

Karakter sungai dengan dipenuhi bebatuan kecil, sehingga arus sungai seperti terpecah-pecah menjadi banyak merupakan lokasi yang dihuni berbagai umpan ikan seperti udang kecil dan ikan kecil. Keberadaan ikan dan udang turut mengundang ikan predator menghuni lokasi ini.

Bila kita ingin menempatkan umpan di antara bebatuan tersebut tidak jarang umpan kita dimakan predator seperti lele, gabus, bader, hampala, belida dan ikan baung. Namun mancing disekitar bebatuan diperlukan kesabaran karena kita tidak leluasa menempatkan umpan.

10. Tumpukan ranting

Arus sungai biasanya menghanyutkan ranting-ranting pohon dan ranting-ranting yang terhanyut itu berhenti di satu lokasi akan mengakibatkan arus terhambat. Tertumpuknya ranting di sungai itu membawa banyak makanan sehingga ikan gemar berkumpul disana.