0
  CONTACT US by WHATSAPP
Teknik Rigging
08
Jan
Teknik Rigging dan Kekuatannya
Jan 08, 2020By Velasco Indonesia

Rigging adalah teknik mendesain sebuah instalasi (yang terdiri dari banyak peralatan) yang digunakan untuk memindahkan sebuah barang. Dalam industri konstruksi, teknik rigging digunakan dalam aplikasi mengangkat, menarik dan mengikat barang dengan berat puluhan hingga ratusan ton.

Dalam praktiknya, kegiatan rigging banyak melibatkan berbagai jenis tali misalnya wire rope sling, webbing sling, hingga chain atau rantai. Setiap alat tersebut memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Di samping itu, juga digunakan berbagai alat pendukung seperti shackle, thimble, wire clip, dll.

Berbagai Macam Teknik Rigging

Metode yang digunakan adalah dengan merangkai satu atau lebih tali seling, dan menyusun kaitannya hingga dapat mengangkat berbagai bentuk barang.

Jadi berdasarkan banyaknya sling yang digunakan dalam satu rangkaian, maka teknik sling dapat terbagi menjadi single, double, triple hingga quad leg sling. Semakin berat sebuah barang maka sebaiknya digunakan lebih banyak sling agar bebannya terbagi rata.

Kemudian berdasarkan cara mengaitkan sling tersebut ke beban yang hendak diangkut, metode rigging dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: vertical hitch (langsung dikaitkan ke beban), choker hitch (mengikat beban), dan baske hitch (membentuk keranjang).

Lebih jelasnya, semua teknik di atas dapat dilihat dalam gambar berikut ini.

Semua teknik tersebut berlaku baik untuk wire rope sling, webbing sling, maupun chain sling. Namun tentunya setiap alat tersebut memiliki kapasitas angkut atau working load limit (WLL) yang berbeda-beda.

Teknik Rigging dan Berbagai Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

Setelah mengetahui berbagai macam teknik di atas, maka berikut ini terdapat beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum melakukan aktivitas rigging.

  1. Pastikan menggunakan alat yang sesuai. Wire rope, webbing dan chain memiliki spesifikasi yang berbeda-beda. Tidak semua barang cocok menggunakan webbing, begitu juga sebaliknya.
  2. Perhatikan WLL wire rope / webbing / chain yang akan digunakan, pastikan beban yang diangkat tidak melebihi kapasitas.
  3. Periksa kondisi fisik wire rope / webbing / chain sebelum menggunakannya. Kerusakan dapat diidentifikasi dengan pemeriksaan fisik secara berkala.

Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada, kami jual kawat seling asli bersertifikat dengan pelayanan terbaik. Kami juga menyediakan berbagai macam alat rigging sesuai kebutuhan Anda. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.