0
  CONTACT US by WHATSAPP
menangkap ikan
30
Aug
Teknik Penangkapan Ikan Komersil
Aug 30, 2016By Velasco Indonesia

Pemilihan teknik penangkapan ikan secara komersil dilakukan berdasarkan tempat penangkapan ikan, jenis ikan yang ingin ditangkap, keadaan cuaca dan keadaan laut, serta pertimbangan biaya untuk kapal, peralatan, serta bahan bakar kapal penangkap ikan. Secara garis besar teknik penangkapan ikan secara komersil dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: dengan jala, dengan alat yang diam (dapat berupa perangkap ikan atau jala yang di-set), dan menggunakan kail dengan umpan atau sinar buatan. Beberapa cara menangkap ikan komersil dijelaskan di bawah ini.

teknik penangkapan ikan

Netting

Netting atau penjalaan dilakukan dengan membentang jala di bawah laut. Dua ujung jala dipertahankan di bagian atas dengan pelampung atau kapal, sedangkan dua ujung jala lainnya diberi pemberat.

Lining

Lining dilakukan dengan cara meletakkan tali di panjang dasar laut, dengan tali-tali yang lebih pendek terikat pada tali panjang tersebut. Terdapat jarak di antara satu tali pendek dengan tali lainnya sehingga tali-tali tersebut berjalan paralel. Teknik ini digunakan untuk menangkap ikan yang berkualitas tinggi.

Trolling

Trolling merupakan cara penangkapan ikan dengan kail-kail yang dipasangkan pada bagian belakang kapal yang bergerak. Metode ini dikhususkan bagi ikan yang berenang cepat dan dekat dengan permukaan.

Trawling

Trawling merupakan cara penangkapan ikan dengan jala yang diikatkan pada kapal yang bergerak. Kapal yang digunakan dapat berjumlah satu atau dua. Metode ini termasuk salah satu yang paling banyak digunakan dan dapat digunakan untuk berbagai jenis biota laut.

Seining

Seining terbagi menjadi tiga, yaitu Danish seining, purse seining, dan beach seining. Pada prinsipnya, seining merupakan teknik penjalaan ikan dengan cara melingkari ikan-ikan target dengan jala, kemudian ujung bukaannya ditutup, mirip dengan tas serot tali.

Dredging

Dredging merupakan cara penangkapan ikan dengan dredge, yaitu suatu kotak penangkap ikan, yang diseret oleh kapal. Cara ini populer digunakan untuk menangkap tiram dan kerang.

Jigging

Jigging merupakan metode untuk menangkap cumi dengan cara berulang kali menurunkan dan menarik tali pancing dari kapal. Metode ini biasanya dilakukan malam hari karena sekaligus memanfaatkan sinar dari kapal yang dapat menarik perhatian cumi.

Pot

Beberapa jenis lobster dan ikan ditangkap dengan menggunakan pot yang sudah diberi umpan berupa ikan kecil. Pot ini diturunkan ke dasar laut, dengan penanda yang mengapung terikat pada pot tersebut agar dapat dengan mudah diambil nantinya.