0
  CONTACT US by WHATSAPP
Teknik Mengirim Sinyal Darurat
18
Jan
Teknik Mengirim Sinyal Darurat di Kapal
Jan 18, 2020By Velasco Indonesia

Walaupun ada peribahasa “dalamnya laut dapat diukur, dalamnya hati siapa tahu,” namun ketika terjadi kecelakaan di kapal, tentu seluruh awak dan penumpang kapal akan panik, sekalipun bisa berenang. Jadi, meskipun ada alat pelampung kapal, namun sinyal darurat tetap harus dikirim. Karena itu seluruh awak kapal wajib mempelajari teknik mengirim sinyal darurat di kapal, supaya kapal dapat segera diselamatkan.

Kenapa Harus Kuasai Teknik Mengirim Sinyal Darurat?

Bayangkan apabila Anda berada dalam sebuah kapal dan terjadi kecelakaan dan kapal akan tenggelam. Kalau awak kapal tidak segera mengirim sinyal darurat, maka tidak akan ada yang tahu tentang kondisi kecelakaan yang Anda alami. Akibatnya kecil kemungkinan ada penumpang yang dapat diselamatkan.

Percuma saja apabila mengandalkan sinyal telepon seluler. Sebab di laut lepas, telepon seluler biasa seringkali tidak ada sinyal, sehingga penumpang kapal tidak dapat mengirim pesan ke kerabat. Telepon yang berfungsi hanyalah telepon satelit. Karena itu setiap kapal wajib memiliki telepon satelit, untuk menghadapi situasi darurat seperti ini.

Tidak hanya sekedar tahu cara mengirim sinyal darurat, setiap awak kapal haruslah mahir dan sigap mempraktekkannya. Karena kalau masih lupa-lupa ingat, atau masih harus mempelajari buku panduan, akan banyak waktu yang terbuang. Sementara dalam situasi darurat, setiap detik sangat menentukan peluang untuk menyelamatkan kapal.

Jadi, Apa Saja Teknik Mengirim Sinyal Darurat?

Teknik untuk meminta bantuan saat situasi darurat di kapal tergantung pada perangkat komunikasi apa saja yang tersedia di kapal. Berikut ini beberapa perangkat yang dapat digunakan untuk mengirim sinyal darurat di kapal.

  1. Radio

Di kapal, Anda dapat menggunakan radio VHF atau radio DSC (Digital Selective Calling) untuk mengirim sinyal darurat ke penjaga pantai dan ke kapal lain yang ada di sekitar Anda. Biasanya ada kode khusus yaitu mayday dan pan-pan. Keduanya berfungsi untuk memberikan informasi identitas kapal, lokasi kapal, serta info kecelakaan apa yang sedang menimpa kapal.

Telepon ini berbeda dengan telepon yang biasa digunakan di perkotaan. Seperti namanya, telepon ini bekerja dengan sinyal dari satelit. Karena satelit memiliki jangkauan yang sangat luas, maka ia dapat menghubungkan penggunanya yang berada di mana saja, termasuk di tengah laut. Dengan demikian, awak kapal dapat mengirim sinyal darurat ke kapal lain atau ke penjaga pantai melalui telepon satelit.

  • Alat Piroteknik

Piroteknik adalah reaksi kimia yang dapat memunculkan api serta asap. Jadi, alat piroteknik adalah alat yang dapat memunculkan reaksi kimia berupa api serta asap. Api dan asap itulah yang digunakan untuk mengirim sinyal bahaya. Contoh alat piroteknik adalah red hand flare, parachute flare, man overboard, dll. Sesuai ketentuan SOLAS, seluruh alat ini wajib dimiliki oleh semua kapal.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor alat safety dan peralatan teknik lainnya dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.