0
  CONTACT US by WHATSAPP
Sejarah SOLAS
26
Dec
Sejarah SOLAS, Belajar dari Titanic
Dec 26, 2019By Velasco Indonesia

Peristiwa tenggelamnya kapal Titanic pada tahun 1912 sangat membekas di dunia kemaritiman. Korban jiwa yang mencapai 1.500 orang seakan menghentak regulator untuk secara serius membuat ketentuan khusus bagi keselamatan kapal. Sejak saat itulah beberapa negara mengadakan pertemuan dan mulai menyusun regulasi Safety of Life at Sea atau disingkat dengan SOLAS. Itulah sejarah SOLAS yang masih digunakan hingga kini.

Bagaimana Awal Mula Sejarah SOLAS

International Maritime Organization (IMO) adalah organisasi antar negara yang merumuskan SOLAS. Tahun 1914 menjadi tahun di mana konferensi SOLAS untuk pertama kalinya digelar. Sayangnya Perang Dunia Pertama membuyarkan hasil konferensi tersebut sehingga regulasinya tidak berjalan maksimal. Namun peraturan SOLAS saat itu sudah diaplikasikan di Inggris, Perancis, beberapa negara Skandinavia, serta Amerika Serikat.  

Setelah itu diadakan lagi beberapa kali konferensi untuk menyempurnakan SOLAS. Namun baru pada tahun 1974 lah akhirnya peraturan SOLAS benar-benar mencapai kesepakatan dan akhirnya berlaku hingga kini. Tentunya secara rutin peraturan SOLAS mengalami pembaruan dan penyempurnaan seiring dengan kemajuan alat keselamatan kapal saat ini.

Sejarah SOLAS, Dulu dan Sekarang

Secara umum, SOLAS mengatur tiga aspek dalam kapal, yaitu: konstruksi kapal, peralatan kapal dan operasional kapal. Tiga aspek tersebut diperinci lebih lanjut dalam 14 chapter berikut ini:

  • Chapter I – membahas ketentuan umum
  • Chapter II-1 – membahas konstruksi: pembagian dan stabilitas, permesinan dan instalasi listrik
  • Chapter II-2 – membahas pelindungan kebakaran, deteksi kebakaran dan pemadaman kebakaran
  • Chapter III – membahas perangkat pertolongan dan pengaturannya
  • Chapter IV – membahas komunikasi radio
  • Chapter V – membahas keselamatan navigasi
  • Chapter VI – membahas muatan barang
  • Chapter VII – membahas muatan barang berbahaya
  • Chapter VIII – membahas kapal nuklir
  • Chapter IX – membahas managemen keselamatan operasi kapal
  • Chapter X – membahas ketentuan kapal cepat
  • Chapter XI-1 – membahas upaya meningkatkan keselamatan pelayaran
  • Chapter XI-2 – membahas upaya meningkatkan keamanan pelayaran
  • Chapter XII – membahas aturan tambahan untuk kapal curah
  • Chapter XIII – verifikasi kesesuaian tentang implementasi SOLAS 1974
  • Chapter XIV – membahas keselamatan untuk kapal di perairan kutub.

Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada, kami merupakan distributor alat safety man overboard (MOB) dilengkapi dengan sertifikat dan pelayanan terbaik. Kami juga menyediakan alat piroteknik berkualitas lainnya seperti line throwing, red hand flare, rocket parachute signal, serta smoke signal. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.