0
  CONTACT US by WHATSAPP
propeller kapal
24
Nov
Propeller Kapal – Velasco Indonesia
Nov 24, 2016By Velasco Indonesia
Propeller kapal atau juga disebut baling baling kapal digunakkan sebagai alat utama untuk menggerakkan kapal. Propeller kapal ini memerlukan suatu pendesainan yang tepat untuk menghasilkan gaya dorong yang cukup dan searah dengan pergerakan kapal sehingga dalam pendesainan tersebut harus mempunyai batasan yang jelas baik dari propeller maupun diluar propeller, dalam hal ini adalah : 

  
1. Type dan ukuran kapal

Type suatu kapal sangat berpengaruh terhadap pendesaianan propeller karena untuk beberapa jenis kapal digunakan desain propeller yang khusus antara lain: Kapal penumpang, kapal tunda, ferry, dan lain-lain. Sedangkan ukuran suatu kapal khususnya sarat dan linggi buritan juga mempengaruhi dimensi propeller yaitu diameter.

2. Metode perhitungan hambatan kapal

Dalam perhitungan hambatan kapal didapatkan nilai hambatan kapal, dengan nilai tersebut sangat mempengaruhi proses pendesainan suatu propeller yang menyangkut gaya dorong yang dihasilkan guna untuk melawan hambatan pada kapal. Adapun metode yang biasa dipakai adalah metodhe guldhamer, Metode Foude, Metode Tefler, Metode ITTC 1957, Metode Hughes, Metode Prohaska, Metode ITTC 1978 , metode yamagata, dan metode holtrop. Lain kali akan kita bahas mengenai bagaimana cara untuk menghitung hambatan kapal. Namun kali ini mari fokus kepada propeller kapal.

 gambar propeller kapal

3. Perhitungan efisiensi propeller

Dalam perhitungan efisiensi propeller dapat dihasilkan kerja propeller yang sangat efektif pada dimensi tertentu yang juga dapat memenuhi persyaratan teknis dan diperoleh efisiensi yang baik dan batas kemungkinan kavitasi yang masih diizinkan

4. Desain profil daun propeller

Baling-baling merupakan suatu alat bentuk penggerak kapal. Sebuah baling-baling yang berhubungan dengan hub atau Boss yang mana merupakan bagaian yang dapat dilepas. Permukaan daun baling-baling yang menghadap kebelakang disebut sisi, baliknya disebut punggung atau sisi belakang ( back ) atau sisi tekanan rendah.

5. Untuk merencanakan daun propeller dibutuhkan data :

  • Kecepatan  kapal ( knot )
  • Daya Mesin kapal( hp )
  • Putaran Propeller kapal ( Rpm )
  • Diameter Propeller kapal ( m )

Dengan artikel ini semoga anda lebih mengerti menganai propeller kapal.

Velasco Indonesia – Distributor Peralatan Kapal

www.velascoindonesia.com

Dapatkan peralatan kapal dengan kualitas terbaik dan harga terbaik