0
  CONTACT US by WHATSAPP
26
Nov
Perawatan Kapal Kayu – Sparepart Kapal
Nov 26, 2016By Velasco Indonesia

PERAWATAN KAPAL KAYU

perawatan kapal kayu

Perawatan Kapal Kayu

            Kapal yang terbuat dari material kayu, pada umumnya pihak galangan hanya menyediakan tempat (slipway) untuk proses perawatan dan perbaikan kapal. Biaya yang dikenakan kepada pemilik kapal hanyalah biaya naik/turun kapal dan biaya sewa slipway per hari.

Proses perawatan dan perbaikan kapal pada bagian badan kapal (lambung kapal) yaitu:

  • Pencucian seluruh bagian kapal.

Setelah kapal berada di atas slipway, kegiatan yang pertama kali dilakukan adalah pembersihan atau pencucian seluruh bagian kapal. Pencucian ini menggunakan air tawar yang berasal dari ledeng. Pegawai yang melakukan kegiatan ini adalah mereka yang melakukan proses penaikkan kapal. Selam proses pencucian berlangsung, juga dilakukan kegiatan pembersihan badan kapal dari teritip, lumut dan lumpur serta kotoran lain yang menempel pada lambung kapal. Kegiatan ini berlangsung selama 1-2 jam.

  • Pemakalan dan pendempulan.

Proses perawatan kapal yang rutin dilakukan setiap tahun adalah pengecatan kapal kembali. Proses ini dimulai dengan pengelotokkan cat yang telah lama dan telah terkelupas, dilanjutkan dengan proses penggantian papan-papan lambung yang telah lapuk dan pemakaian. Proses pakal adalah kegiatan menambal bagian-bagian antar papan pada lambung kapal dengan menggunakan makjun. Makjun merupakan semacam serat terbuat dari rami. Serat ini dimasukkan pada sela-sela papan dengan menggunakan palu dan pakal.

Bagan yang selesai dipakal dilumasi dengan adonan dempul hasil campuran bubuk dammar dan dempul kapal (Tabel 1). Adonan ini berwarna kecoklatan, proses pelapisan menggunakan alat yang disebut solet. Bagian-bagian papan yang memiliki lubang cukup besar ditambal dengan menggunakan dempul. Adonannya berbeda dengan adonan dempul yang melapisi makjun. Adonan dempul ini merupakan campuran antara semen putih dan lem kapal. Proses pemakalan dan pendempulan dilakukan oelh sebuah kelompok pekerja berjumlah 5-7 orang. Proses ini memakan waktu 2-3 hari tergantung kepada jumlah pekerja dan ukuran kapal yang dikerjakan.

Tabel 1. Jenis dan fungsi adonan dalam proses pendempulan.

AdonanWarnaFungsi
Bubuk dammar + dempul kapalCoklat tuaMenambal makjun pada rongga antar papan pada lambung kapal
Dempul kapal + bubul + semen putihCoklat mudaMenambal pipa-pipa atau batangan besi lainnya
Bubuk semen putih + lem kapalPutihMenambal kebocoran dan lubang-lubang pada badan kapal
Dempul MobilKrimMenambal kebocoran yang besar, paling kuat dan paling mahal harganya
  • Pengecetan kapal

Proses pengecatan dimulai dengan pemberian cat menje pada seluruh bagian lambung kapal. Pemberian cat menje bermula dari lunas (dasar) sampai batas water line tertinggi. Cat ini diharapkan dapat menjadi anti fouling dan anti karat bagi lambung kapal. Proses pengecatan kapal dilakukan oleh kelompok pekerja yang berbeda dari sebelumnya, berjumlah 5-6 orang sehingga proses ini dapat diselesaikan selama 1-2 hari.

Tabel 2. Tahapan Kegiatan Docking Kapal Kayu.

No.Jenis KegiatanWaktu yang dibutuhkan Jumlah PekerjaKeterangan
1.Penaikan kapal ke atas slipway30-45 menit6-10 orangUkuran kapal mempengaruhi lama penaikan
2.Pencucian Kapal1-2 jam6-8 orangPekerjanya sama dengan saat penaikan kapal
3.Pemakalan dan pendempulan5-8 orangTergantung ukuran kapal
4.Reparasi Kapal5-7 orangTergantung tingkat kerusakan dikerjakan oleh kelompok pengrajin kapal
5.Pengecatan kapal1-2 hari5-7 orangTergantung ukuran kapal
6.Penurunan kapal dari slipway20-30 menit6-10 orangPekerjanya sama dengan saat menaikkan kapal

Namun demikian apabila pihak pemilik kapal menginginkan hal tersebut dilakukan oleh pihak dari galangan kapal maka setelah terjadi kesepakatan bersama, proses perbaikan akan segera dilakukan. Perawatan dan perbaikan yang lainnya seperti mesin kapal, baling-baling, jangkar, instalasi listrik dan lainnya dapat dilakukan oleh pihak galangan kapal. Semoga dengan artikel ini anda telah mengerti bagaimana perawatan kapal kayu.