0
  CONTACT US by WHATSAPP
Penyebab Kecelakaan Crane
19
Sep
Berbagai Penyebab Kecelakaan Crane
Sep 19, 2018By Velasco

Di tengah pembangunan yang sedang gencar dilakukan di Indonesia, banyak bermunculan proyek-proyek konstruksi di sekitar kita. Mulai dari pembangunan gedung bertingkat, hingga pembangunan jalan layang, underpass dan kereta api. Sayangnya, kecelakaan masih terjadi pada beberapa proyek konstruksi, terutama terkait penggunaan crane. Berikut ini beberapa penyebab kecelakaan crane yang sering terjadi pada proyek konstruksi.

Disadur dari kumparan.com, Ketua Umum Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Indonesia (A2K4I), Lazuardi Nurdin menyampaikan bahwa setidaknya terdapat 5 hal yang menyebabkan kecelakaan crane dapat terjadi.

Pertama adalah kondisi pekerja saat kecelakaan terjadi. Beberapa kecelakaan crane terjadi saat subuh. Untuk itu perlu ditelusuri apakah pekerja bekerja sesuai dengan shift, karena bisa jadi ada faktor kelelahan yang mengakibatkan pekerja tidak maksimal saat menjalankan crane.

Kedua adalah faktor pengawasan. Dalam setiap proyek terdapat pengawas yang bertugas memastikan semua pekerjaan dijalankan sesuai SOP alias standard operation and procedure. Pengawas ini memiliki kewajiban memastikan para pekerja sedang dalam kondisi fit untuk bekerja, serta memastikan peralatan proyek dalam kondisi baik. Kelalaian pengawas juga dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan crane.

Ketiga adalah faktor peralatan. Setiap peralatan proyek memiliki umur dan ketahanannya masing-masing. Oleh karena itu penting untuk melakukan pemeriksaan secara berkala apakah peralatan proyek yang digunakan sedang dalam kondisi maksimal atau tidak. Apabila ditemukan kerusakan, harus segera diganti. Serta penting untuk menggunakan peralatan sesuai dengan kapasitasnya, jangan sampai kelebihan muatan karena berpotensi terjadi kecelakaan kerja.

Keempat adalah metode kerja. Setiap pekerjaan memiliki SOP, perlu ditelusuri apakah SOP yang diterapkan sudah sesuai. Apakah orang-orang yang melakukan pekerjaan proyek tersebut memiliki kompetensi yang cukup untuk menjalankan tugasnya. Hal ini menjadi kunci keberhasilan sebuah proyek.

Kelima adalah faktor eksternal seperti cuaca, hujan, serta angin. Faktor ini sangat mempengaruhi kerja proyek. Misalnya saat mengangkat barang berat menggunakan crane, faktor angin wajib diperhatikan.

Demikian beberapa penyebab kecelakaan crane menurut Ketua Umum A2K4I, Lazuardi Nurdin. Semoga hal ini dapat diperhatikan agar kecelakaan dapat diminimalisir. Selain memahami penyebab kecelakaan crane, penting untuk memiliki alat keselamatan kerja yang handal agar kerja proyek dapat aman dari celaka.

Alat keselamatan kerja wajib digunakan oleh siapa pun yang berada di lingkungan proyek. Alat safety ini biasanya disebut dengan PPE atau personal protective equipment. Beberapa contohnya PPE antara lain: earmuff, earplug, safety glasses, safety goggle, safety helmet, masker, safety body harness, safety shoes, wearpack, webbing sling atau sling belt, serta welding gloves.

Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada, distributor alat keselamatan kerja berkualitas dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.