0
  CONTACT US by WHATSAPP
Pengertian Mooring dan Towing
24
Jan
Pengertian Mooring dan Towing
Jan 24, 2018By Velasco

Istilah dan pengertian mooring dan towing sudah tidak asing lagi di kalangan praktisi dan penggiat industri perkapalan. Mooring mengacu pada aktifitas menambatkan kapal pada satu titik agar tidak bergerak. Sementara towing adalah aplikasi menarik barang atau yang dimaksudkan dalam artikel ini adalah menarik kapal. PT Velasco Indonesia Persada jual peralatan mooring dan towing berkualitas untuk kebutuhan Anda.

Pengertian Mooring dan Towing

Mooring memiliki fungsi utama untuk mengamankan posisi kapal agar tidak bergerak meskipun diterpa angin ataupun gelombang kencang. Mooring tidak hanya dilakukan saat berlabuh di pelabuhan, namun bisa juga dilakukan di tengah-tengah kapal, sesuai dengan kebutuhan kapal.

Terdapat beberapa mooring sistem yang lazim digunakan, di antaranya adalah:
1. Spread Mooring.
Spread mooring adalah sistem penambatan kapal yang paling sederhana. Spread mooring dilakukan dengan menggunakan peralatan-peralatan dasar yang umumnya sudah tersedia di setiap kapal, antara lain adalah anchor legs den mooring lines yang terletak pada bow dan stern kapal.
2. Turret Mooring.
Pada sistem turret mooring, bagian depan kapal dihubungkan dengan turret. Dengan demikian kapal yang ditambat dengan sistem turret mooring tidak dapat maju dan mundur, namun dapat bergerak berputar mengitari turret. Turret mooring terbagi menjadi 2 jenis yaitu ecternal turret dan internal turret.
3. Tower Mooring.
Tower mooring adalah sistem menambatkan kapal pada sebuah tower dengan menggunakan wishbone atau hawser yang telah dipasag permanen. Sistem ini cocok untuk diaplikasikan di laut dangkal atau sedang dengan kecepatan arus yang cukup kuat.
4. Buoy Mooring.
Sistem penambatan kapal dengan buoy mooring digunakan untuk mooring point kapal dan offloading fluida. Untuk menjalankan buoy mooring dibutuhkan buoy body, serta alat-alat dasar mooring dan anchoring.

Towing merupakan aktifitas menarik barang atau kapal. Towing sering dilakukan saat kapal sedang berlabuh, dengan tujuan untuk menarik kapal agar mendekat ke pelabuhan agar dapat dilakukan penambatan. Towing dapat dilakukan oleh awak kapal di pelabuhan, atau juga dengan menggunakan tug boat atau kapal tunda.

Setelah memahami pengertian mooring dan towing, perlu diketahui juga beberapa alat yang dibutuhkan untuk melakukan mooring dan towing. PT Velasco Indonesia Persada menyediakan alat-alat untuk mooring dan towing dengan kualitas terbaik. Beberapa alat tersebut antara lain adalah: anchor (jangkar), anchor chain (rantai jangkar), chain stopper, windlass, wire rope, rigging, tali PP, tali nylon, dan lain sebagainya.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor alat-alat mooring dan towing berkualitas, serta peralatan teknik lainnya dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.