0
  CONTACT US by WHATSAPP
Cara Pakai Fire Hose
01
Oct
Panduan Cara Pakai Fire Hose
Oct 01, 2018By Velasco

Fire hose merupakan selang khusus yang didesain untuk keperluan pemadam kebakaran. Fire hose umumnya digunakan oleh petugas pemadam kebakaran. Fire hose juga perlu disediakan di gedung dan kapal agar dapat digunakan sewaktu-waktu saat terjadi kebakaran. Setiap orang yang menggunakan fire hose wajib memahami cara pakai fire hose agar tidak sampai merusak fire hose.

Fire hose memiliki fungsi untuk menyalurkan air bertekanan tinggi dari hydrant pillar. Air yang digunakan untuk memadamkan api memang harus memiliki tekanan yang tinggi. Tidak hanya supaya api cepat padam, namun juga supaya dapat menjangkau ke titik api yang jauh. Sebab air dengan tekanan yang rendah tidak akan dapat melesat jauh ke titik api yang ada di kejauhan.

Sebelum mengetahui cara pakai fire hose, sebaiknya kita mengetahui beberapa jenis fire hose terlebih dahulu. Berdasarkan bahannya, ada 3 jenis fire hose: fire hose red rubber, fire hose canvas, fire hose polyester. Fire hose dengan bahan red rubber biasanya digunakan oleh para petugas pemadam kebakaran. Fire hose ini memiliki daya tahan tekanan air sebesar 20 bar. Fire hose yang terbuat dari canvas dengan daya tahan sebesar 17 bar tekanan air. Terakhir, fire hose dengan bahan polyester memiliki kekuatan tekanan air sebesar 13 bar.

Biasanya fire hose tersimpan di dalam sebuah box yang biasa disebut dengan fire hose box atau hydrant box. Ada fire hose yang sudah terhubung dengan saluran air, sehingga Anda cukup menariknya ke arah sumber api kemudian membuka tuas noozle untuk dapat mengeluarkan air.

Namun ada juga fire hose yang belum terhubung saluran air, sehingga Anda perlu menempelkannya ke pompa hydrant (hydrant pump). Cara pakai fire hose ini dapat Anda lihat pada video berikut ini.

Selama penggunaan fire hose, landasan yang tersedia wajib diperhatikan. Gesekan antara selang fire hose dengan tanah atau aspal dan sejenisnya perlu diminimalisir sebab berpotensi merusak permukaan fire hose. Jika terus menerus terjadi gesekan dengan benda kasar, fire hose bisa mengalami kebocoran sehingga tidak dapat digunakan lagi.

Setelah menggunakan fire hose, jangan langsung menggulungnya dalam keadaan basah, sebab dapat menjadi lengket dan menimbulkan jamur. Jadi, keringkan dahulu fire hose sebelum digulung dan diletakkan kembali ke kotaknya.

Cara menggulung fire hose juga perlu diperhatikan. Ada 2 cara, pertama adalah teknik single roll. Caranya dapat dimulai dari ujung selang male coupling (jangan sampai salah), kemudian selang terus digulung hingga bagian female coupling berada di paling luar gulungan. Ini penting sebab bagian female coupling lah yang disambungkan ke hydrant pump saat fire hose hendak digunakan.

Cara kedua adalah teknik double roll. Caranya adalah dengan melipat fire hose dan mempertemukan kedua ujungnya. Kemudian mulailah menggulung dari posisi lipatan fire hose. Hasil akhirnya adalah kedua ujung fire hose akan berada di gulungan paling luar.

Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada, kami jual berbagai jenis fire hose berkualitas dengan pelayanan terbaik. Kami juga jual fire fighting equipment yang lain seperti fireman outfit dan APAR. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.