0
  CONTACT US by WHATSAPP
pancing cumi
20
Mar
Pancing Cumi dan Berbagai Jenisnya
Mar 20, 2017By Velasco Indonesia

Sudah pernah memancing ikan? Sekarang saatnya Anda tahu tentang pancing cumi.

 

Umpan Teknik Pancing Cumi :
Umpan ini biasa lebih populer digunakan dengan cara/teknik casting, ukuran untuk casting mulai dari size 1” – 3.5” dan jika lebih besar 4” ke atas lebih efektif digunakan untuk trolling malam hari pada saat terang bulan.

Ukuran
Ukuran capela atau squid jig untuk pancing cumi terdiri dari beberapa ukuran, dan memiliki fungsi yang berbeda-beda tentunya. Untuk capela ukuran kecil pastinya juga ditujukan untuk cumi yang kecil, dan begitupun sebaliknya.

  • Ukuran 1 inchi : untuk cumi bayi
  • Ukuran 1,5 – 2 inchi : untuk cumi bayi-abg, sekitar ukuran 4 jari dewasa
  • Ukuran 2,5 inchi : untuk cumi ukuran sedang, namun terkadang cumi agak besar/monstero suka walau terkadang lepas
  • Ukuran 3 inchi : untuk cumi yang ukuran besar sekitar berat 500 gram – 2 kg
  • Ukuran 4 inchi ke atas : nah, ini jelas untuk cumi yang sangat besar, dan cara mancing cumi pun dengan teknik Trolling

Tipe Umpan pancing cumi:

1. Capela tipe FLOATING : Khusus untuk mencari cumi yang selalu berada di permukaan air atau untuk kawasan air sangat dangkal, dengan tujuan agar capela tidak menyangkut di karang. Cumi daerah ini rata-rata berukuran kecil sampai sedang. Ciri-ciri umpan floating adalah tidak memakai pemberat dan terkadang sih emang ada, namun kecil dan tipis. Untuk air dangkal (Semi floating – dengan cirinya timah kecil), efektif digunakan untuk perairan dangkal 1 – 2 meter.
2. Capela tipe SHALLOW : Berguna untuk mencari cumi yang selalu bermain di pertengahan air atau untuk kawasan air sedang (tidak sampai 3 meter), ukuran cumi di air ini kebanyakan masih hampir sama dengan air dangkal tapi lebih banyak dihuni cumi berukuran sedang. Sehingga capela ini ditempelin sebuah timah berukuran sedang. Air sedang (Sallow – dengan cirinya timah sedang) efektif digunakan untuk perairan sedang 3 – 4 meter
3. Capela tipe DEEP : Tipe ini dapat menjangkau area yang luas mulai dari permukaan, pertengahan dan dalam. Karena pada saat retrieve tipe ini akan selalu berada di kedalaman setelah mendekat beberapa meter ke anda, barulah dengan perlahan capela tersebut main di pertengahan dan kembali ke permukaan. Air dalam (Deep – cirinya timah besar) efektif digunakan untuk perairan dalam di atas 4 meter dan berarus agak kencang.

• Target Cumi :
Cumi karang/calamari/juhi/bigfin, sotong, cumi jarum dan terkadang gurita
• Warna :
Warna yang menjadi favorit adalah adalah yang cerah atau dominan orange, pink, blue, green dan kombinasi dari warna tersebut.
• Bahan Body :
1. Plastik
2. Fiber
3. Kayu
• Tips :

  1. Pada saat pertama kali casting gunakan dahulu mulai dari ukuran yang kecil, tujuannya adalah untuk mengetahui ukuran cumi yang ada di spot tersebut. Jika sudah diketahui ukuran cuminya maka sesuai umpan/capella dengan cumi tersebut, karena biasanya cumi kecil sangat jarang (takut) untuk memakan umpan yang lebih besar dari ukuran cumi sendiri.
  2. Jika saat pertama kali casting tidak mendapat sambutan, usahakan ganti umpan/capella dengan warna lainnya dan jika strike gunakan capela tersebut seterusnya dan jika strike berkurang ganti kembali dengan warna lainnya.
  3. Jika pada saat casting kondisi arus kencang gunakanlah capella yang bertimah berat atau capella untuk air dalam agar capela tidak melayang dan dapat menjangkau dasar air.
  4. Jika casting atau trolling malam lebih efektif gunakan capella GID (glow in the dark).

Untuk melihat berbagai produk alat pancing kami, kunjungi website kami www.velascoindonesia.com

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui email yang kami sediakan cso@velascoindonesia.com