0
  CONTACT US by WHATSAPP
Mengenal Pilot Ladder
24
Aug
Mengenal Pilot Ladder dan Pilot Maritim
Aug 24, 2018By Velasco

Tentu kebanyakan dari kita sudah familiar dengan profesi nahkoda kapal. Namun selain nahkoda, ada profesi lain di dunia perkapalan yang memiliki peranan penting. Profesi itu adalah pilot maritim, atau pilot pelabuhan, sering juga disebut pandu, atau sekedar pilot saja. Nah, selama bekerja, sang pilot dibantu dengan beberapa alat, bahkan beberapa alat tersebut diberi nama khusus seperti pilot boat, pilot cabin, pilot ladder, dan lain sebagainya. Dalam artikel ini, kami mengajak Anda untuk mengenal pilot ladder dan pilot maritim.

Pilot biasanya bertugasi di area pelabuhan, baik di daratan, maupun di pesisir sekitar pelabuhan. Tugas sang pilot atau pandu adalah untuk memandu atau memberi arahan kepada kapal yang keluar masuk pelabuhan. Arahan yang diberikan antara lain seperti rute yang aman untuk parkir, tempat yang aman untuk menurunkan jangkar, termasuk informasi cuaca dan kondisi pelabuhan saat itu. Sebelum mengenal pilot ladder, terlebih dahulu kita perlu memahami mengenai profesi pilot maritim ini.

Dengan tugas itu, maka seorang pilot atau pandu wajib memiliki pengetahuan penuh atas pelabuhan yang menjadi area tugasnya. Setiap nahkoda yang hendak keluar atau memasuki pelabuhan perlu melapor kepada pilot ini. Tidak hanya saat hendak parkir, namun setiap rencana pergerakan kapal seharusnya dilaporkan kepada pilot yang bertugas agar dapat mendapatkan arahan apakah rencana pergerakan tersebut akan aman atau tidak. Sebab apabila ada tabrakan atau kandas atau kerusakan yang terjadi di pelabuhan, hal tersebut tidak menjadi tanggung jawab pilot, melainkan tetap tanggug jawab nahkoda kapal. Karena itu diperlukan komunikasi antara nahkoda dan pilot agar setiap pergerakan kapal dapat teratur dan aman.

Dalam menjalankan tugasnya, seorang pilot dapat menghampiri kapal besar yang hendak masuk ke pelabuhan dengan menggunakan pilot boat. Kemudian sang pilot dapat masuk ke kapal besar tersebut menggunakan pilot ladder. Setelah masuk ke dalam kapal besar, sang pilot kemudian memberikan arahan yang jelas kepada nahkoda kapal mengenai area pelabuhan yang hendak dimasuki oleh kapal tersebut.

Selain dengan cara di atas, bisa juga sang pilot mengarahkan kapal besar dengan cara memandu melalui pilot boat. Jadi, kapal besar tinggal mengikuti ke mana pilot boat bergerak untuk dapat parkir melalui rute yang aman.

Bicara mengenai pilot ladder, tangga jenis ini memiliki bentuk yang mirip dengan tangga darurat atau monkey ladder. Namun bedanya, pilot ladder dirancang untuk digunakan oleh sang pilot, sementara monkey ladder biasanya untuk naik turun orang ke sekoci.

Selain itu, terdapat aturan-aturan khusus yang diatur oleh SOLAS (Safety of Life at Sea) untuk pilot ladder. Standar SOLAS untuk tangga darurat tersebut antara lain mengatur bahan tangga, ukuran tali dan pijakan kaki, bahkan jarak antar pijakan. Semua standar itu wajib dipenuhi kapal agar dapat beroperasi dengan aman.

Perbedaan lain adalah, pada pilot ladder terdapat beberapa bagian pijakan kayu yang dibuat lebih panjang, bagian ini disebut dengan shreaders. Fungsi shreaders ini adalah agar pilot ladder tidak berputar saat ada angin atau arus air yang kencang. setelah mengenal pilot ladder, diharapkan dapat dipahami mengenai perbedaan antara pilot ladder dengan monkey ladder.

Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada, kami jual pilot ladder dan monkey ladder berkualitas, serta alat perkapalan lain seperti wire rope, alat rigging, dan masih banyak lagi. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.