0
  CONTACT US by WHATSAPP
mengatur pompa pada kapal
03
Oct
Mengatur Pompa pada Kapal Laut
Oct 03, 2016By Velasco Indonesia
Mengatur pompa pada kapal bukanlah tugas yang mudah. Maka dari itu dibutuhkan pengetahuan yang baik mengenai cara mengatur pompa pada kapal bagi kru kapal. Beginilah cara mengatur pompa pada kapal.
PERSIAPAN MENJALANKAN POMPA
Untuk pompa yang baru setelah pemasangan / overhoul, tuangkan / isi lub oil pada gear coupling dan bearing.
Tutup kerangan discharge dan buka penuh kerangan isap. Bila permukaan / level cairan muatan berada diatas pompa, maka cairan akan mengalir ke pompa secara gravity, buka vent cock dan tutup kembali setelah ada cairan keluar.
Bila permukaan cairan muatan berada dibawah pompa, maka untuk membuang udara dari pumpa dan suction line dengan cara melalui 2 (dua) buah gas vent pada valute cover dengan bantuan stripping pump dan pada kondisi ini air vent valve harus selalu tertutup.
Periksa dan yakinkan bahwa rumah pompa harus terisi cairan.
mengatur pompa pada kapal
MENJALANKAN POMPA
Hidupkan Turbin dengan membuka penuh kerangan isap pompa dan kerangan buang (discharge valve) tertutup.
Naikan putaran turbin secara bertahap sampai discharge pressure pompa naik 5 kg/cm2, kemudian buka keran buang (discharge valve) dengan bertahap.
 
PENGAWASAN SELAMA POMPA BEROPERASI
  • Jangan sekali-kali membiarkan pompa beroperasi dengan tekanan discharge mendekati / dibawah nol.
  • Jangan sekali-kali menutup kerangan isap sewaktu pompa beroperasi.
  • Periksa temperatur dan minyak pelumas bearing.
  • Periksa kebocoran dan temperatur dari mechanical seal.
  • Kerangan buang (discharge valve) harus selalu terbuka penuh.
  • Apabila ingin mengatur discharge rate sebaiknya dengan merubah putaran pompa.
  • Apabila menggunakan 2(dua) pompa parallel agar tekanan discharge kedua pompa selalu sama, tetapi bila salah satu pompa drop (misalnya tanki yang dibongkar tinggal sedikit), matikan salah satu pompa.
TROUBLE CHECK LIST ( KESUKARAN / KELAINAN )
CAIRAN MUATAN TIDAK MENGALIR
Penyebab :
  • Pompa belum dicerat.
  • Pompa tidak terisi penuh cairan muatan.
  • Udara bocor ke pipa isap.
  • Tinggi pipa isap terlalu tinggi.
  • Saringan isap buntu.
  • RPM terlalu rendah.
CAIRAN YANG MENGALIR TIDAK BANYAK
Penyebab :
  • Pompa tidak terisi penuh dengan cairan muatan.
  • Bell mouth isap tidak terendam cairan muatan.
  • Saringan isap sebagian buntu.
  • RPM rendah.
  • Terdapat udara / gas didalam saluran isap.
  • Viscositas cairan muatan encer (lebih tinggi).
POMPA MAKAN BANYAK TENAGA
Penyebab :
  • RPM terlalu tinggi.
  • Viscositas muatan lebih tinggi.
  • Muatan lebih berat.
  • Impeller menggesek mouth ring.
  • Rate pompa terlalu tinggi.
BELL RING OVERHEAD
Penyebab :
  • Pompa tidak lurus.
  • Minyak pelumas kurang.
  • Minyak pelumas terlalu penuh.
  • As bengkok.
  • Kelainan di thrust bearing.
  • Ada kotoran di bearing.
  • Kelainan di oil ring.
MECHANICAL SEAL BOCOR
Penyebabnya :
  • Kerusakan / aus pada mechanical seal.
  • Kerusakan pada “O” ring.
  • Coalar tidak duduk.
  • Ada kotoran pada permukaan seal.
  • Baut / mur pengikat gland longgar.
  • Pipa untuk flushing mechanical seal buntu.
PEMELIHARAAN POMPA
  • Minyak pelumas bearing diganti setiap 600 jam kerja.
  • Cooler L.O. digosok tiap 300 jam kerja.
  • Saringan isap dibersihkan setiap bulan.