0
  CONTACT US by WHATSAPP
Kapal Tenggelam
27
Aug
Kapal Tenggelam? Kenapa? Apa Sebabnya?
Aug 27, 2016By Velasco Indonesia

Kapal tenggelam sangatlah menyeramkan. Apakah Anda pernah berpikir bagaimana kapal dapat mengapung, padahal bahan penyusun kapal kebanyakan terdiri dari benda-benda logam yang berat, termasuk di dalamnya besi dan baja? Jawaban pertanyaan tersebut mungkin sudah pernah Anda temukan di bangku sekolah. Namun, sebaliknya, bagaimanakah tepatnya kapal dapat tenggelam? Pada bagian mana air masuk, dan bagaimana mekanisme kapal berhubungan dengan air laut yang masuk tersebut?

kapal tenggelam

Sebenarnya, bagi sebuah kapal yang mengapung di laut dengan volume airnya yang begitu besar, masuknya air ke struktur kapal tidak dapat dihindari. Air senantiasa masuk ke dalam kapal. Air ini akan turun ke bagian terendah kapal, yaitu suatu area yang disebut lambung kapal. Untuk itu, di bagian lambung kapal dilengkapi dengan pompa yang dapat memompa air kembali ke luar kapal begitu ketinggian air dalam lambung kapal mencapai tinggi tertentu.

Beberapa hal yang dapat mengakibatkan kapal tenggelam:

  • Kesalahan navigasi

Hal ini mungkin yang paling sering terbayang saat kapal tenggelam. Kesalahan navigasi akhirnya berujung pada kapal yang menabrak suatu benda. Benda tersebut dapat berupa batu, es, karang, kayu, atau benda apapun yang cukup besar untuk merusak bagian  badan kapal.

  • Kebocoran sistem pendingin mesin kapal

Mesin kapal didinginkan dengan menggunakan air yang dipompa yang jumlahnya dapat mencapai 30 galon per menit. Jika sistem ini bocor, air dari sistem ini dapat berkumpul pada lambung kapal dan menenggelamkan kapal.

  • Tidak terpasangnya penutup saluran pembuangan

Pada kapal terdapat saluran pembuangan untuk membuang air di bagian belakang kapal. Saat kapal berjalan, ujung depannya lebih tinggi daripada bagian belakang sehingga air yang masuk berkumpul ke belakang dan dibuang lewat saluran pembuangan. Namun, terkadang penutup saluran tersebut lupa dipasang saat berlabuh, padahal saat berlabuh ujung depan dan ujung belakang kapal sama tingginya, sehingga air dapat masuk lewat saluran tersebut dan berpotensi menenggelamkan kapal.

  • Rendahnya transom

Transom adalah bagian kapal berupa bagian vertikal rata pada bagian belakang kapal. Bagian ini harusnya dibuat sedemikian rupa sehingga tidak dapat dicapai oleh air. Namun, kesalahan desain dapat mengakibatkan bagian kapal ini terlalu rendah sehingga dapat dicapai oleh air. Untuk menghindari hal ini, selain mendesain kapal dengan baik, juga perlu diperhatikan pentingnya distribusi berat penumpang serta barang-barang dalam kapal. Saat berlabuh, jangkar tidak boleh diturunkan di sisi buritan karena dapat menarik transom lebih rendah lagi.

Jadi beberapa hal diatas harus diperhatikan untuk menghindari kapal tenggelam. Semoga artikel ini bermanfaat.