0
  CONTACT US by WHATSAPP
Jenis Tali Tambang
12
Oct
Jenis Tali Tambang pada Kapal
Oct 12, 2017By Velasco

Tali tambang memiliki peran penting dalam industri perkapalan, oil and gas, lifting, dan masih banyak lagi industri lainnya. Terdapat berbagai macam jenis tali tambang sesuai dengan kebutuhan dan bahannya, beberapa diantaranya akan dijelaskan dalam artikel ini.

Jenis Tali Tambang

Tali Manila
Tali manila adalah tali tambang yang dibuat dari serat abacca atau sejenis tumbuhan pisang yang banyak tumbuh di Filipina. Nama Manila diambil dari Ibu kota Filipina, sebagai salah satu produsen utama tali jenis ini. Teksturnya mengkilap dan licin. Tali manila dikenal kuat, lentur dan tahan lama serta tahan terhadap air laut. Karena itulah tali ini sangat banyak digunakan di industri perkapalan. Harganya pun terjangkau. Tali manila mampu meregang hingga kurang lebih 25% dari panjang aslinya.

Tali Nylon
Tali nylon terbuat dari serat sintetis yang pertama kali dibuat oleh Wallace Carothers pada 1935. Tali nylon sangat kuat namun harganya juga cukup tinggi. Tali nylon dapat meregang hingga 10% dari panjang aslinya. Tekstur tali nylon licin, enteng, tahan gesekan dan elastis. Kelebihan-kelebihan tali nylon tersebut membuatnya cocok digunakan di industri perkapalan untuk keperluan menambat kapal, menarik, mengikat jangkar, sebagai tali pengaman, dan masih banyak lagi manfaat tali nylon yang lain.

Tali Polyethylene atau Tali PE
Tali PE dibuat dari serat sintetis Polyethylene. Karakteristiknya licin, enteng, lentur. Bentuk fisiknya lebih kecil daripada tali tambang lainnya. Tali tambang PE banyak digunakan untuk mengikat barang (packaging), dibuat jala-jala, dan lashing. Umumnya tali tambang PE juga banyak digunakan untuk kebutuhan olahraga, misalnya untuk dibuat jaring futsal.

Tali Polypropylene (PP) Monofilament dan Multifilament
Tali PP terbuat dari serat sintetis Polypropylene. Tali PP terbagi menjadi dua jenis yaitu tali PP mono dan tali PP multi. Perbedaan kedua jenis tali PP tersebut terletak pada proses produksinya. Proses produksi pada tali PP mono menghasilkan ukuran serat yang lebih besar ketimbang tali PP multi. Kedua tali ini dapat dibedakan secara fisik dari teksturnya. Ketika dipegang, tali PP mono memiliki permukaan yang lebih kasar, benangnya pun lebih besar. Sementara tali PP multi memiliki permukaan yang lebih halus. Tali PP multi lebih tahan terhadap gesekan dan lebih awet, karena itulah harganya lebih mahal dibanding tali PP mono. Tali PP umumnya digunakan untuk menambat, menarik, lashing, logging, dll.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor berbagai jenis tali tambang dan peralatan teknik lainnya dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Lihat juga produk kami lainnya di sini.