0
  CONTACT US by WHATSAPP
jenis kail
21
Dec
Jenis Kail dari Bentuk dan Jenisnya
Dec 21, 2016By Velasco Indonesia

Mengenali bahan dan jenis kail juga bisa jadi pertimbangan kita sebelum memutuskan untuk mengambil kail yang cocok bagi kita.

jenis kail

  1. Bagian-Bagian Kail
  1. Eye : Ini merupakan bagian atas kail untuk mengikat dan mengkaitkan kail dengan senar. Biasanya yang sering kita jumpai berbentuk bolongan (lubang) agar ikatan lebih kuat dan aman, namun juga ada yang berbentuk dasar dengan sedikit pembatas diujungnya.
  2. Shank : Bagian ini dimulai dari eye sampai titik bengkokan awal. Untuk ukurannya tergantung bisa pendek, sedang dan panjang. Untuk ukurannya biasanya menyesuaikan kegunaannya. Contoh ukuran panjang banyak digunakan untuk mancing dengan teknik ngoncer.
  3. Barb : Bagian ini berbentuk seperti cantolan kecil, berfungsi sebagai pengkait ikan agar tidak lepas pada saat kail telah tertancap dimulut ikan. Semakin ukuran ini besar semakin susah pula ikan untuk lepas dari kail. Namun ada juga yang tidak menggunakan barb ini. Contohnya bagi komunitas “catch and release”, mata kail yang digunakan tanpa ada barb. Tujuannya agar ikan bisa dilepas dengan cepat.
  4. Point : Bagian ini sangat penting berfungsi bagaikan pisau tajam untuk menusuk mulut ikan. Saat ini banyak model dan bentuk dari bagian ini. Biasanya semua jenis mata kail pada bagian ini dibuat setajam mungkin.
    1. Gap : Gap merupakan jarak antara bagian point dengan body utama. Biasanya makin panjang body utama makin lebar pula jaraknya, sehingga kail jadi lebih besar. Pada teknik-teknik tertentu gap dibuat lebih lebar. Contohnya jika menggunakan umpan dengan ketebalan yang lumayan dalam memancing dnegan menggunakan teknik trolling.
    2. Bend : Merupakan bagian kail yang menjadi penghubung ke bagian point.Biasanya bagian ini akan mengikuti bentuk pola dari rancangan kail itu sendiri. Umumnya bengkok mengikuti pola dari rancangan kail. Jika bahan pembuatan kail tidak memiliki kualitas yang baik, maka bagian ini sering berubah pola dari bentuk awalnya.
    1. Bahan Pembuatan

    Kail saat ini biasanya berbahan baja dengan campuran karbon yang berkualitas, baja campuran vanadium  dan stainless steel. Pada merek berkualitas biasanya kail dilapisi dengan zat agar kail tahan terhadap korosi (karatan). Anti karat sangat perlu karena jika dipakai pada air asin kail ini akan bertahan lama dan kokoh.Selain itu, pelapis diberikan variasi warna untuk memberi nilai tambah pada kail.

    1. Ukuran

    Untuk ukuran biasanya berbeda merek, berbeda pula cara melihat ukuran kail. Ada merek dengan nomor yang besar ,namun ukurannya kecil, begitu juga sebaliknya.Namun pada umumnya ukuran kail sama, hany sedikit saja perbedaannya. Sejauh ini, kail terkecil yang di buat adalah ukuran 32, dan yang terbesar adalah ukuran 20/0.

    Secara umum dapat disimpulkan seperti ini dari ukuran kecil sampai ukuran besar.

    •  Paling kecil ——>>>>> 32, 30, 28, …., 2, 1
    •  Paling besar ——>>>>>  1/0, 2/0, 3/0, …..,18/0,19/0, 20/0
    1. Beberapa Varian Point (Ujung mata kail)

    A knife edge point : Jenis kail Dirancang untuk menusuk daging dan tulang ikan, dan sangat berguna untuk ikan bergigi tajam dan keras. Namun sulit dicabut keluar setelah tertancap pada mulut ikan.

    A needle point hook : Memiliki akurasi tancapan yang baik pada mulut ikan, namun tidak sebaik edge point. Namun bedanya lebih mudah untuk dicabut.

    Barbless hooks : Tidak terdapat barb sehingga gampang untuk dilepas. Sering digunakan untuk even catch and release.

    Micro barbs : Bagian barbnya sangat kecil, biasanya terdapat pada jenis kail yang berukuran kecil.

    Short barb hook : Bagian barbnya mendekati ujung dari bagian pointnya. Terlihat berbeda dari kail pada umumnya.

    A beak hook : Bagian pointnya melengkung hampir menghadap ke arah bagian shank

    Kirbed or Reversed hook points : Bagian pointnya menghadap dan membelakangi arah bagian shank.

    1. Bentuk dan Jenis Kail

    Bait hooks

    Bagian barbnya bisa berjumlah 2-3 barb yang terletak pada bagian shank. Berfungsi agar umpan tidak mudah lepas dari kail.

    Treble Hooks

    Kail ini dirancang khusus dengan 3 kail dalam satu ikatan. Sangat mudah untuk dikenali karena bentuknya tersebut. Biasanya kail ini banyak dijumpai pada lure, agar presentase strike ikan lebih besar.

    Siwash Hook

    Bentuk shanknya memiliki panjang kail pada umumnya, begitu juga dengan matanya. Kail ini banyak terdapat dipasaran,  karena bentuknya yang standard saja.

    Aberdeen Hooks

    Shanknya sangat panjang melebihi kail biasa. Biasanya di gunakan pada teknik mancing ngoncer dengan umpan alami.

    Circle Hooks

    Circle hook punya bentuk yang sangat unik dan berbeda dari semua mata pancing.Pada bagian ujung point terlihat menghadap ke arah bagian shank. Keistimewaan mata kail ini adalah jika ikan terdeteksi memakan umpan, tak perlu menghentakkan joran, namun cukup dengan menarik senar seperti biasanya. Karena kail akan menancap sempurna dengan sendirinya di bibir ikan.

    Octopus Hooks

    Bagian Shanknya pendek di kombinasikan dengan gap yang lebar dan kemiringan eyenya merupakan ciri utamanya.Bagian pointnya terlihat sangat tajam, cocok untuk ikan yang memiliki gigi yang tajam. Saat ini banyak yang menggunakan kail model ini karena dianggap presentasinya tinggi.

    Worm hooks

    Bagian point (mata kail) dan eye (tempat mengikat kail) nyaris berada dalam satu garis lurus. Kail jenis ini dirancang agar kail tidak mudah tersangkut pada spot-spot yang banyak rintangannya.  Ada variasi lainnya dari worm hook, pada shank nya terdapat gelombang mengarah ke atas atau spiral agar umpan yang dipasang tak melorot.

    Jig hooks

    Dirancang untuk memancing dengan menggunakan teknik jigging. Bagian eye’a memiliki ciri khas biasanya seperti melengkung. Jarang digunakan pemancing, karena memang lebih cocok untuk teknik jigging.

    Drop shot hooks

    Desainnya sangat simple seperti jenis kail pada umumnya dan memiliki gap yang lebar memberikan kemudahan untuk memasang umpan-umpan yang cukup besar.

    Weedles hooks

    Kail ini memiliki bagian shank yang pendek namun gapnya cukup lebar. Kail jenis ini banyak digunakan untuk umpan tiruan seperti soft frog.

    Topwater jerkbait hooks

    Mirip dengan worm hooks, tapi jarak gapnya lebih lebar dan memiliki shank yang panjang. Lebih banyak digunakan sebagai kail umpan tiruan.

    Keeper hooks

    Hampir sama dengan weedles hook dalam kegunaannya, yaitu lebih banyak digunakan pada umpan buatan dan biasanya pada froggy. Memiliki shank yang panjang dengan berbagai varian warna.

    Dressed / feathered trebles

    Sama seperti treble hook namun diberikan bulu-bulu agar lebih menarik perhatian ikan.

    1. Klasifikasi Mata Kail berdasar jumlah mata kailnya :
    1. Single Hook
    1. Double Hook
    1. Treble Hook
    1. 4 Hook
    1. Lebih dari 4 Hook