0
Jenis Jaket Pelampung
02
Nov
Berbagai Jenis Jaket Pelampung
Nov 02, 2017By Velasco

Personal Floatation Device (PDF) atau jaket pelampung merupakan salah satu perangkat keselamatan yang penting dan harus tersedia di kapal. Lebih dari dua pertiga penyebab musibah kapal adalah tenggelamnya kapal dan 90% dari korban tenggelam tidak menggunakan jaket pelampung. Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai jenis jaket pelampung.

Secara umum jaket pelampung terdiri dari dua tipe yaitu ada yang terbuat dari busa atau gabus (inherently buoyant life jacket) dan yang menggunakan udara (inflatable life jacket). Masing-masing dirancang secara berbeda berdasarkan aktivitas di atas kapal dan kondisi air. Masing-masing jenis juga memiliki daya apung maksimal, tingkat kekuatan dan batasan-batasan yang berbeda satu sama lain.

Di kapal harus tersedia jaket pelampung yang sesuai dengan penumpang atau orang-orang di kapal. Hal ini untuk meningkatkan level keselamatan para penumpang kapal jika kapal yang dinaiki tenggelam. Jaket pelampung harus bersertifikasi dari badan keselamatan yang berwenang agar terjamin kualitasnya.

Jenis Jaket Pelampung

Berikut ini adalah deskripsi singkat beberapa jenis jaket pelampung, penggunaannya dan daya apung yang tersedia.

  1. Tipe I, Off Shore Life Jacket

Digunakan saat penjelajahan (arung jeram), perlombaan, pemancingan di lepas pantai, saat naik perahu sendirian atau saat badai.
Daya apung minimalnya yaitu sekitar 10 Kg (22 lbs.) untuk orang dewasa dan 5 Kg (11 lbs.) untuk anak-anak.

  1. Tipe II – Near Shore Life Jacket (inherently buoyant life jacket)

Digunakan saat menjelajahi pedalaman, memancing dan berlayar. Baik digunakan saat menaiki perahu jenis ringan.
Daya apung minimalnya yaitu sekitar 7 Kg (15.5 lbs.) untuk orang dewasa.

  1. Tipe II – Near Shore Life Jacket (inflatable life jacket)

Digunakan saat menjelajahi daerah sangat pedalaman dan di daerah dekat pantai.
Daya apung minimalnya yaitu sekitar 15,5 Kg (34 lbs.) untuk orang dewasa.

  1. Tipe III – Floatation Aid (inherently buoyant life jacket)

Digunakan saat aktivitas yang diawasi seperti pelayaran regatta, balap jeram, ski air, memancing, kano dan kayak.
Daya apung minimalnya yaitu sekitar 7 Kg (15.5 lbs.) untuk orang dewasa.

  1. Tipe III – Floatation Aid (inflatable life jacket)

Digunakan saat berperahu di panta dan dekat pantai. Serta pada saat melakukan kegiatan yang diawasi seperti  pelayaran regatta, balap jeram, ski air, memancing, kano dan kayak.
Daya apung minimalnya yaitu sekitar 10,2 Kg (22.5 lbs.) untuk orang dewasa.

  1. Tipe IV – Throwable Device

Tipe IV dirancang untuk dilemparkan ke korban yang terapung di laut. Cara penggunaanya tidak dengan dikenakan.
Daya apung minimalnya sekitar 7,5 Kg (16.5 lbs.) untuk pelampung berbentuk cincin, atau 8 Kg (18 lbs.) untuk pelampung berbentuk bantal kapal.

  1. Tipe V – Special Use Device jaket (inherently buoyant life jacket)

Bentuknya khusus sesuai dengan peruntukannya seperti sailboard harness, setelan dek, rompi untuk berayun, arung jeram komersil atau mantel pelampung.
Daya apung minimalnya sekitar 7 Kg (15.5 lbs.) sampai  10 Kg (22 lbs.) untuk orang dewasa.

  1. Tipe V – Special Use Device (inflatable life jacket)

Memiliki bentuk khusus contohnya ikat pinggang, setelan dek atau mantel pelampung.
Daya apung minimalnya sekitar 3,5 Kg (7.5 lbs.) untuk yang menggunakan busa dan 10 Kg (22 lbs.) untuk yang menggunakan udara.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor berbagai jenis jaket pelampung (life jacket) dan peralatan teknik lainnya dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.