0
  CONTACT US by WHATSAPP
Ciputra
28
Nov
Ciputra, Tokoh Properti Indonesia
Nov 28, 2019By Velasco Indonesia

Sebagian besar dari Anda tentu pernah ke Taman Impian Jaya Ancol, baik bermain di Dufan atau sekedar menikmati suasana pantai. Tahukah Anda bahwa Ancol merupakan salah satu proyek reklamasi yang diprakarsai oleh Ciputra? Tidak hanya itu, sang maestro insinyur ini juga merancang berbagai proyek penting lainnya seperti BSD City, Pantai Indah Kapuk, hingga Pondok Indah.

Sosok Ciputra Sang Insinyur Properti

Indonesia dikejutkan dengan kabar kepergian Ir. Ciputra pada 27 November 2019 pukul 01.05 pagi waktu Singapura. Bisa dibilang sosok beliau merupakan salah satu pengembang, pebisnis dan insinyur paling berpengaruh di Indonesia. Baik rekan bisnis maupun pesaing mengakui hal tersebut.

Lahir di Parigi, Sulawesi Tengah pada 24 Agustus 1931 silam, pria dengan panggilan akrab Pak Ci ini telah mewarisi karya-karya luar biasa yang telah dinikmati masyarakat luas. Semua itu terwujud berkat kerja keras dan kerja cerdas, serta tentunya alat konstruksi dan alat rigging yang berkualitas.

Sepanjang karirnya, beliau memiliki tiga perusahaan imperium di bidang properti, yaitu Jaya Group, Metropolitan Group dan terakhir adalah Ciputra Group. Tidak main-main, laporan keuangan ketiganya selalu menunjukkan grafik yang meningkat.

Ia bahkan menjadi salah satu pelopor didirikannya Persatuan Pengusaha Real Estate Indonesia (REI). Ia juga pernah menjadi presiden FIABCI (International Real Estate Federation), yaitu sebuah organisasi industri real estate dan property dunia dengan markas besar di Prancis.

Ciputra Tidak Lupa Akan Pendidikan

Kisah hidup beliau tidak mulus sejak kecil. Ia sudah harus menjadi tulang punggung keluarga karena ayahnya ditangkap pasukan Jepang hingga akhirnya meninggal di tahanan Manado. Namun pria yang memiliki nama asli Tjie Tjin Hoan ini tidak melupakan pentingnya pendidikan. Ia terus melanjutkan sekolah hingga kuliah arsitek di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Setelah sukses dengan bisnisnya, di usia ke-75, beliau mendirikan Universitas Ciputra yang fokus pada bidang kewirausahaan. Baginya jiwa entrepreneurship memang sangat penting untuk memajukan bangsa Indonesia. Ia bahkan tercatat di Museum Rekor Indonesia alias MURI sebagai penyelenggara pelatihan kewirausahaan kepada dosen terbanyak yaitu setidaknya 1.600 dosen.

Selamat jalan, Pak Ci. Jasamu akan selalu kami kenang.