0
  CONTACT US by WHATSAPP
automatic identification system
16
Aug
Alat Navigasi Modern Kapal Laut
Aug 16, 2016By Velasco Indonesia

Alat Navigasi Modern Kapal Laut

alat navigasi modern kapal laut
alat navigasi modern kapal laut

 

Kebanyakan alat navigasi modern kapal laut menggunakan peralatan elektronik yang bergantung pada satelit. Namun, dapat digunakan juga navigasi tanpa peralatan elektronik pada saat-saat tertentu. Berikut ini akan dijelaskan beberapa cara navigasi modern di kapal.

Tanpa peralatan elektronik, navigasi dapat dilakukan dengan teknik dead reckoning (DR), di mana posisi kapal diperkirakan berdasar posisi sebelumnya dengan memperhitungkan arah gerak kapal dan kecepatan kapal. Posisi baru kapal disebut posisi DR. Jika posisi DR telah dikoreksi dengan efek arus, perkiraan kesalahan arah setir, dan hanyutan arah angin, posisi baru disebut estimated position (EP). Selain itu bila masih terlihat daratan, dapat digunakan pilotase, yaitu perkiraan posisi kapal yang dilakukan dengan frekuensi sering, secara visual, relatif terhadap fitur-fitur geografis dan hidrografis. Terakhir, navigasi modern tanpa peralatan elektronik dapat dilakukan secara selestial, yaitu perkiraan posisi kapal berdasar posisi benda-benda langit (matahari, bulan, bintang, dan planet) dibantu dengan tabel, trigonometri, dan almanak.

Alat navigasi modern kapal laut elektronik merupakan semua metode untuk memperkirakan posisi menggunakan peralatan elektronik, termasuk di antaranya navigasi radio, radar, dan satelit.

Navigasi Radio

Peralatan navigasi kapal berupa navigasi radio adalah pencari arah radio (radio direction finder – RDF). Sinyal radio memiliki rentang yang sangat jauh sehingga merupakan alat navigasi yang baik untuk kapal laut maupun udara. RDF bekerja dengan mencari arah ke sinyal radio yang bersumber dari menara radio (radio beacons). Kebanyakan RDF modern juga dapat mendeteksi sinyal dari stasiun radio komersil.

Navigasi Radar

Navigasi radar memanfaatkan karakter perambatan gelombang untuk mendeteksi dan menentukan lokasi suatu target. Radar menggunakan prinsip pancaran gelombang radio dalam bentuk microwave band. Pulsa yang dihasilkan oleh unit pemancar (transmitter unit) dikirim ke antena melalui switch pemilih pancar/terima elektronik (electronic switch). Dengan menggunakan radar, navigator dapat mengetahui letak kapal relatif terhadap benda-benda lain.

Navigasi Satelit

Secara global, terdapat sistem satelit yang disebut Global Navigation Satellite System (GNSS). Dalam sistem ini, penerima sinyal elektronik dapat mengetahui lokasinya (dalam bentuk longitude, latitude, dan altitude) berdasar sumber sinyal. Sumber sinyal GNSS per Oktober 2011 adalah Global Positioning System (GPS) milik Amerika Serikat dan GLONASS milik Rusia. Saat ini lebih dari dua lusin satelit untuk GNSS mengorbit di sekitar bumi untuk keperluan navigasi.